Minggu, 29 Maret 2026

10 Tahun Barisan Muda Tionghoa Indonesia, 1000 Langkah untuk Masyarakat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura menerima cendera mata dari Ketua DPP BMTI, Radius Awie saat perayaan HUT BMTI yang ke-10. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Pemuda Tionghoa di Batam menegaskan eksistensinya dalam pembangunan sosial melalui Barisan Muda Tionghoa Indonesia (BMTI). Pada Jumat (13/6) malam, BMTI merayakan ulang tahun ke-10 di Golden Prawn, Bengkong, dengan semangat kolaboratif dan aksi nyata untuk masyarakat, mengusung tema 10 Tahun, 1 Cerita, dan 1000 Langkah Bersama.

Acara tersebut menjadi momen refleksi perjalanan satu dekade organisasi yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat kecil di Batam dan wilayah sekitarnya.

Ketua DPP BMTI, Radius Awie, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian BMTI selama ini. Ia menyebut tema yang diusung menggambarkan perjalanan panjang organisasi yang dibangun atas dasar solidaritas dan kerja kolektif.

“1000 langkah pertama adalah simbol perjalanan kami. Dalam 10 tahun ini, kami telah melalui berbagai tantangan dan dinamika, namun tetap kompak. Dukungan dari para donatur, relawan, dan masyarakat sangat luar biasa. Kami juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan media, termasuk saat pandemi COVID-19,” ujarnya.

Radius juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan anggota yang telah bekerja keras menyukseskan perayaan ini. Ia berharap BMTI terus menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.

“Harapan kami di hari jadi ini, BMTI akan semakin rutin berbagi dengan masyarakat. Ke depan, kami ingin lebih banyak menjangkau wilayah yang selama ini kurang tersentuh,” tambahnya.

Saat ini, jumlah anggota BMTI di Batam diperkirakan mencapai 300 orang. Organisasi ini terus mengembangkan jaringan dan kegiatan sosial, termasuk pemberdayaan ekonomi, bakti sosial, dan pendidikan.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi BMTI. Ia menilai keberadaan BMTI menjadi bukti nyata bahwa pemuda Tionghoa dapat berperan aktif dalam mempererat harmoni sosial dan membangun daerah.

“Melalui tema ’10 Tahun dan 1000 Langkah’, BMTI menunjukkan kekompakan luar biasa. Ini membuktikan bahwa anak muda dari berbagai latar belakang suku dan budaya bisa menjadi penggerak kemajuan,” ujarnya.

Acara peringatan hari jadi BMTI ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar anggota dan tamu undangan. Suasana keakraban tampak mewarnai malam perayaan tersebut, yang sekaligus menjadi titik awal langkah BMTI menuju satu dekade selanjutnya dengan semangat yang lebih besar. (*)

UPDATE