Minggu, 11 Januari 2026

100 Pelaku Usaha di Batam Dapat Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), kawasan Golden Prawn, Bengkong, Rabu (6/8). F.Rengga Yuliandra

batampos – Sebanyak 100 pelaku usaha mikro di Kota Batam, Kepulauan Riau, mendapatkan pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk. Kegiatan ini digelar di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), kawasan Golden Prawn, Bengkong, Rabu (6/8).

Tujuannya, membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan strategi agar produk mereka dapat menembus pasar ritel modern.

“Pelaku usaha yang dilibatkan adalah mereka yang sudah menjadi binaan dinas. Harapannya, setelah pelatihan, mereka bisa terverifikasi dan produknya masuk ke Alfamart atau ritel lainnya,” ujar Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Budi Santoso.

Baca Juga: Sudah 18 UMKM Batam Lolos Verifikasi Pinjaman Modal dengan Bunga 0 Persen Bunga

Ia menjelaskan, banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam pengembangan produk, mulai dari kurangnya komitmen, keterbatasan bahan baku, hingga minimnya tenaga kerja.

“Banyak yang semangat di awal, tapi ketika harus memperbaiki kemasan atau kualitas produk, mereka mulai kendor. Bahkan yang produknya sudah masuk ke Alfamart pun kadang masih terkendala bahan baku dan SDM,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, Alfamart juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya langsung di toko-toko Alfamart yang ada di Batam.

“Kami beri fasilitas di toko. Syaratnya simpel. Untuk produk makanan misalnya, cukup ada sertifikat halal, PIRT, dan NIB,” jelas Budi.

Sementara itu Kepala Diskop UKM Kota Batam Salim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Alfamart yang terlah bersedia memberikan pelatihan tersebut demi meningkatkan sasaran produk UMKM Batam.

Baca Juga: BP Batam Capai Level 3 Maturitas SPIP, Targetkan Peningkatan Tata Kelola

Ia optimis dengan adanya pelatihan tersebut, produk milik pelaku UMKM dapat semakin naik kelas dan bisa ‘go internasional’.

“Ini suatu peluang yang harus kita tanggapi dengan sesuatu kemudahan dan keuntungan. Kesempatan yang diberikan kepada pelaku UMKM untuk perkembangan produknya, pemasarannya, apa yang perlu dilengkapi lagi sehingga mereka tidak hanya go lokal, tapi juga internasional dengan adanya kegiatan ini. Terima kasih Alfamart,” kata Salim. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update