Senin, 19 Januari 2026

11.200 Peserta Ikuti Pawai Budaya Hari Jadi Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Peserta pawai mengenakan pakaian adat tradisional saat mengikuti pawai budaya di depan Kantor Walikota Batam, Sabtu (16/12). Acara tersebut dalam rangka Hari Jadi Batam ke-194. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Sebanyak 11.200 peserta yang terdiri dari paguyuban, organisasi masyarakat, hingga siswa-siswi sekolah mengikuti pelaksanaan pawai budaya memperingati Hari Jadi Batam (HJB) ke-194 di depan Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (16/12) siang.

Ketua Panitia Pelaksana HJB ke-194 Yusfa Hendri di Batam mengatakan selain itu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam juga turut dalam pelaksanaan pawai budaya tersebut.

“Sekitar 11.200 peserta yang ikut pawai budaya ini, mulai OPD, organisasi masyarakat, siswa-siswi sekolah, hingga paguyuban yang ada di Kota Batam,” katanya.

Berbagai adat, suku, dan budaya tampil dalam pagelaran pawai budaya ini. Hal ini mencerminkan Batam adalah miniatur Indonesia yang penuh keberagaman.

BACA JUGA: Sambut Hari Jadi Batam, Pegawai Pakai Baju Melayu

Sebelumnya, beberapa rangkaian acara HJB di antaranya ziarah makam zuriat Nong Isa (13/12), pawai budaya, dan malam anugerah Batam madani (16/12), upacara HJB ke-194, dan rapat paripurna istimewa (18/12),

Pawai budaya memperingati HJB ke-194 dimulai pukul 15.00, yang dipusatkan di Dataran Engku Putri.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebutkan mengatakan pawai budaya ini menunjukkan bahwa Kota Batam penuh dengan keberagaman mulai dari suku, budaya dan agama sehingga perlu dijaga ketentraman dan kenyamanan dalam bermasyarakat.

Peserta pawai mengenakan pakaian adat tradisional saat mengikuti pawai budaya di depan Kantor Walikota Batam, Sabtu (16/12). Acara tersebut dalam rangka Hari Jadi Batam ke-194. F Cecep Mulyana/Batam Pos

“Batam merupakan miniatur Indonesia, semua suku, agama, dan budaya ada di sini. Pawai budaya ini menunjukkan keindahan keberagaman yang ada di Batam,” katanya.

Sesuai dengan slogan HJB ke-194 Terus Melaju Batam Kota Baru, disebutkan diperlukan kekompakan dari seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita hadirkan Batam Kota Baru untuk kita semua. Untuk menghadirkan itu kita mulai merubah satu per satu sesuai apa yang kita harapkan untuk kota yang baru,” katanya.

Rudi mengingatkan untuk menghadirkan kota baru harus tetap menjaga keragaman budaya. Untuk itu, pagelaran pawai budaya sudah menjadi agenda tahunan digelar.

“Ini ajang mempererat silaturahmi juga bagi semua paguyuban di Batam,” tutupnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Update