Rabu, 21 Januari 2026

11 Layanan Vaksin di Rumah dari Halodoc

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi, pemberian vaksin. F. Freepik

batampos – Vaksinasi adalah upaya untuk menjaga kesehatan, melindungi dari penyakit serius, serta mengurangi tingkat keparahan penyakitnya. Pada umumnya, vaksinasi harus dilakukan di klinik atau rumah sakit. Namun, kini Halodoc menyediakan layanan vaksin di rumah yang tentu saja dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional berpengalaman. Lantas, apa sajakah layanan vaksin di rumah yang tersedia di Halodoc?

Layanan Vaksin di Rumah dari Halodoc

Berikut adalah layanan vaksin di rumah yang bisa Anda dapatkan dari Halodoc, diantaranya:

1. Vaksinasi Pneumonia PCV13 (Prevenar)

Layanan vaksin pertama yaitu vaksinasi pneumonia PCV13 untuk memberikan perlindungan aktif terhadap penyakit pneumonia, otitis media, serta penyakit invasif lainnya, terutama disebabkan oleh 13 serotipe strep pneumonia (serotipe 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V, 14, 18C, 19A, 19F, dan 23F.

Vaksin ini biasanya dilakukan pertama kali ketika Si Kecil masih bayi. Meski begitu, orang dewasa dengan daya tahan tubuh rendah, lama dirawat di rumah sakit, atau berusia 60 tahun keatas juga disarankan mendapatkan vaksin ini.

2. Vaksinasi MMR (M-M-R II)

Vaksin MMR termasuk vaksin kombinasi untuk melindungi tubuh dari gondongan, rubella, dan campak. Vaksin ini merupakan dosis lanjutan dari vaksin MR yang diberikan agar mencegah komplikasi serius dari penyakit tersebut.

3. Vaksinasi Influenza (Vaxigrip Tetra)

Dengan mendapatkan vaksinasi Vaxigrip Tetra, Anda akan terlindungi dari virus penyebab Influenza tipe A dan tipe B, seperti virus H3N2, H1N1, victoria, dan yamagata. Vaksin ini dapat dimulai pada anak yang berusia 6 bulan.

4. Vaksinasi Dengue (Qdenga)

QDenga adalah jenis vaksin yang diberikan untuk melindungi tubuh agar tidak terinfeksi demam berdarah dengue. Vaksinasi ini dapat diberikan pada pasien berusia 6-45 tahun sebanyak 2 dosis dengan jarak 3 bulan. Sementara itu, pasien dibawah 5 tahun tidak disarankan mendapatkan vaksinasi ini kecuali mendapatkan rujukan dari dokter.

5. Vaksinasi HPV Kuadrivalen (Gardasil)

Vaksin HPV sebaiknya diberikan lebih awal, terutama sebelum aktif secara seksual agar Anda tidak terpapar oleh virus HPV. Gardasil direkomendasikan bagi perempuan berusia 9-45 tahun dan laki-laki berusia 9-26 tahun. Sementara itu, di luar usia tersebut sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter spesialis obgyn.

6. Vaksinasi Tifoid (Typhim Vi)

Demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Namun, penyakit ini dapat dicegah penyakitnya atau tingkat keparahannya setelah Anda mendapatkan vaksinasi tifoid (Typhim Vi). Vaksin ini diberikan pada pasien dengan usia 2 tahun ke atas. Untuk dosis pertama dapat diberikan ketika usia 2 tahun lalu diulang setiap 3 tahun untuk dosis selanjutnya.

7. Vaksinasi Tdap (Boostrix)

Tujuan diberikannya vaksinasi Tdap adalah untuk melindungi dari penyakit difteri, kejang otot (tetanus), dan batuk rejan (pertusis). Vaksin Boostrix direkomendasikan untuk pasien berusia 10 tahun keatas dan ibu hamil agar melindungi bayi dari pertusis.

8. Vaksinasi Varicella (Varivax)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan anak-anak untuk mendapatkan vaksinasi varicella ini. Tujuannya yaitu untuk melindungi Si Kecil dari virus varicella penyebab cacar air. Selain anak-anak, orang dewasa juga dapat melakukan vaksinasi ini sesuai dengan rekomendasi dosis dari dokter.

9. Vaksinasi DTaP-POLIO IPV-HIB-HEP B (Hexaxim)

Hexaxim merupakan vaksin kombinasi yang bisa melindungi dari penyakit difteri, pertusis, hepatitis B, tetanus, poliomyelitis, dan penyakit lainnya akibat Haemophilus influenzae tipe B.

10. Vaksinasi Rotavirus (Rotarix)

Rotarix adalah jenis vaksin yang dapat melindungi bayi dan anak-anak dari infeksi rotavirus penyebab gastroenteritis. Selain itu, vaksinasi ini juga bertujuan untuk mengurangi kejadian diare, rawat inap, dehidrasi, hingga komplikasi akibat rotavirus.

11. Vaksinasi Hepatitis A Anak (Havrix Junior 720)

Vaksinasi Hepatitis A diperlukan untuk melindungi diri dari virus hepatitis yang menyerang hati hingga menyebabkan gangguan fungsi hati dan gagal hati. Vaksin ini disarankan bagi berusia 1-19 tahun sebanyak 1 dosis. Bila perlu, dosis booster dapat diberikan 1 dosis lagi setelah dosis primer diberikan 6-12 bulan.

Itulah 11 layanan vaksin di rumah dari Halodoc. Kini, Anda bisa vaksinasi kapan dan dimana saja tanpa harus datang ke klinik atau rumah sakit. Yuk, segera booking jadwal vaksinasi Anda sekarang juga di Halodoc. (*)

 

Update