
batampos – Sebanyak 13.088 pelajar di Kota Batam bersaing untuk masuk ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) pada tahun ajaran 2022/2023.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, para pelajar tersebut mendaftar di 44 sekolah dan dari total 13.088 berkas yang masuk sampai saat ini masih dalam tahap verifikasi kelengkapan berkas. Orangtua kata dia, masih diberikan waktu untuk melengkapi kekurangan berkas.
“Karena masih ada yang tidak lengkap, jadi kami kasih waktu orangtua. Jadi mereka masih bisa melengkapi berkas hingga besok siang (hari ini,red),” katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya secara resmi telah menutup pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat SMPN pada Kamis (23/6/2022).
Ia merinci sebanyak 12.455 berkas sudah dinyatakan lolos verifikasi, dan menunggu hasil seleksi PPDB. Sedangkan sisanya masih berlangsung sampai saat ini. Orangtua siswa bisa memanfaatkan waktu untuk melengkapi berkas yang kurang.
Panitia PPDB akan mengumumkan hasil seleksi esok, Sabtu (25/6/2022). Pengumuman akan disampaikan melalui website https://ppdbbatam.go.id dan papan pengumuman di sekolah. Proses seleksi akan berlangsung selama tiga hari.
Seleksi bagi siswa ini akan dilakukan berdasarkan jalur yang dipilih siswa. Ada empat jalur pendaftaran yaitu zonasi 50 persen. Mereka yang tinggal berdekatan dengan sekolah akan diprioritaskan.
Untuk jalur prestasi akan dirunut mulai dari tingkat nasional, provinsi, kota, dan lainnya. Sedangkan jalur afirmasi melihat berkas yang diusulkan dan kuota yang tersedia.
“Afirmasi hanya 15 persen dari RDT. Begitu juga dengan perpindahan orangtua hanya 5 persen. Jadi tidak banyak memang. Jadi nanti panitia bekerja menyeleksi berdasarkan hal tersebut,” ujarnya.
Hendri mengungkapkan semua proses PPDB berjalan dengan baik. Tahun ini untuk tingkat SMPN membuka rencana daya tampung (RDT) sebanyak 10.980 siswa.
Melihat grafik pendaftaran, diprediksi sekitar dua ribu pendaftar yang tidak akan lolos seleksi.
Kendati demikian, ia berharap nanti usai pengumuman, Orangtua bisa mengambil langkah terbaik bagi pendidikan anak mereka.
Hendri menyebutkan masih ada kuota di sekolah swasta. Sehingga bisa menjadi pilihan bagi pendidikan anak-anak yang tidak lolos seleksi di SMPN ini.
“Data pastinya nanti melihat usai pengumuman. Kalau sekarang kami fokus kelengkapan berkas, dan seleksi. Panitia akan menerima sesuai dengan RDT yang ada. Semoga ada hasil yang terbaik nanti,” tutupnya.(*)
Reporter: Yulitavia



