Kamis, 19 Februari 2026

145.956 Kasus Hipertensi di Batam, 20 Meninggal Dunia Karenanya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi pengecekan tekanan darah (Istimewa)

batampos – Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahun. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat.

Di Kota Batam, tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat. Bahkan dari 10 penyakit terbanyak yang diderita masyarakat di sepanjang tahun 2023 ini, hipertensi menempati urutan kedua.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam di sepanjang tahun 2023 ini atau Januari sampai Juli 2023 ini ada 145.956 kasus penderita hipertensi dengan kasus kematian penderitanya sebesar 0,01 persen atau 20 orang.


Baca Juga: Lagi Pembuangan Bayi di Batam, Ibu Kandung Ditangkap di Ngawi

“Hipertensi menjadi penyakit terbanyak kedua setelah ISPA yang diderita masyarakat Batam. Untuk semester pertama ini ada 145.956 kasus hipertensi di Kota Batam” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, Selasa (29/8).

Menurut Didi, bila dibandingkan dengan tahun lalu kasus hipertensi di kota Batam hampir sama yakni sebanyak 233.046 kasus. Adapun rasio tingkat kematian sebesar 0,04 persen atau sebanyak 102 penderita hipertensi ini meninggal dunia.

“Kurangnya masyarakat mendeteksi sejak dini dan pola hidup yang tidak sehat menjadi persoalan saat ini,” tambah Didi.

Baca Juga: Kebocoran Pipa Bertambah di 2 Lokasi, BU SPAM Batam Belum Bisa Pastikan Kapan Perbaikan Selesai

Adapun ciri-ciri dan gejal Hipertensi biasanya mengalami gejala yang ringan. Namun, secara umum ciri hipertensi ialah, pusing, sakit kepala parah, mual, penglihatan buram dan terganggu, serta nyeri dada. Hipertensi disebut juga sebagai pembunuh senyap, sebab sering tak bergejala. Penderita hipertensi sering tak menyadari dirinya mengidap penyakit ini.

Hipertensi ditandai dengan meningkatnya tekanan darah tanpa diketahui secara pasti penyebabnya. Meski demikian, jenis hipertensi ini merupakan penyakit yang paling banyak terjadi. Sekitar 90 persen kasus tekanan darah tinggi pada orang dewasa termasuk dalam hipertensi esensial.

Tekanan darah normal orang dewasa umumnya adalah 120/80 mmHg. Seseorang dapat dikatakan mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih

Melakukan pengecekan rutin tekanan darah ialah cara paling efektif memantau penyakit ini. Selain itu mengkonsumsi makan sehat, batasi asupan garam, olahraga secara teratu, menjaga berat badan, mengurangi konsumsi kafein yang berlebihan. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN