Kamis, 26 Maret 2026

150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat, KN Sarotama Jadi Penyelamat Arus Mudik Batam–Kuala Tungkal

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas membantu pemudik masuk ke dalam kapal. F istimewa

batampos– Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam bergerak cepat merespons lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H/2026. Sebanyak 150 pemudik yang sebelumnya tidak mendapatkan tiket akhirnya tetap bisa diberangkatkan menuju Kuala Tungkal, Jambi, menggunakan Kapal Negara KN Sarotama P112.

Pemberangkatan dilakukan pada Kamis (19/3) pukul 00.00 WIB dari Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam. Kapal negara milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban tersebut diperbantukan khusus untuk mendukung kelancaran angkutan laut di masa puncak mudik.

Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan langkah ini diambil sebagai solusi atas keterbatasan armada yang menyebabkan sebagian calon penumpang kehabisan tiket. Lonjakan penumpang yang signifikan membuat kapasitas kapal reguler tidak mencukupi.

“Penumpang ini sebelumnya tidak mendapatkan tiket karena kehabisan. Kami kemudian berkolaborasi dengan seluruh instansi terkait untuk menyiapkan dua kapal, yakni satu kapal RoRo dan satu Kapal Negara guna mengangkut para pemudik,” ujarnya.

Perbantuan Kapal Negara KN Sarotama P112 menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Langkah ini juga efektif mengurangi kepadatan penumpang di pelabuhan serta menjaga kelancaran arus transportasi laut.

Selain KN Sarotama, KSOP Khusus Batam bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Regional 1 juga mengoperasikan kapal tambahan KMP Tanjung Burang. Kapal tersebut telah lebih dahulu diberangkatkan pada 18 Maret 2026 pukul 18.30 WIB melalui Terminal Penyeberangan RoRo Telaga Punggur.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat tinggi. Sebanyak 313 penumpang dan 27 unit kendaraan berhasil diberangkatkan menuju Kuala Tungkal menggunakan kapal tambahan tersebut, membantu mengurai kepadatan penumpang yang sempat membludak.

Tak hanya untuk arus mudik, skema perbantuan kapal juga akan diterapkan saat arus balik. KN Sarotama dijadwalkan kembali beroperasi dari Kuala Tungkal menuju Batam pada 26 Maret 2026 guna mengakomodasi kebutuhan pemudik yang kembali.

Perbantuan KN Sarotama P112 merupakan bagian dari rangkaian program mudik gratis di wilayah pelabuhan Batam. Program ini melibatkan kolaborasi berbagai instansi, mulai dari Polda Kepri, TNI AL, KSOP, Dinas Perhubungan, BPTD, PT Jasa Raharja hingga PT ASDP Indonesia Ferry. Sinergi ini menjadi kunci dalam memastikan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(*)

UPDATE