Jumat, 3 April 2026

173 Proyek Masuk Batam, Nilai Investasinya Mencapai Rp 5,49 Triliun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kota Batam masih menjadi salah satu tujuan investasi. Baik itu Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, berdasarkan data Nomor Induk Berusaha (NIB) yang tercatat dari Januari hingga Februari 2022, tercatat 173 proyek masuk ke Kota Batam.

”PMA ada delapan proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 143.083.485.332 dan PMDN 165 proyek dengan nilai investasi Rp 5.352.507.199.817,” ujarnya.

Untuk investasi PMA, umumnya di bidang reparasi, properti dan perdagangan. Sedangkan untuk PMDN di bidang perdagangan, alat angkutan, gudang, perumahan, instrumen kedokteran, mesin, peralatan listrik, makanan hingga tekstil.

Ia melanjutkan, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan Batam memasuki era baru energi ramah lingkungan atau energi terbarukan.

Peluang investasi energi baru dan terbarukan (EBT) di Batam masih terbuka lebar bagi para investor, baik domestik maupun asing.

Oleh sebab itu, pihaknya senantiasa menawarkan untuk investor bisa masuk ke sektor EBT.

”BP Batam akan mendorong tercapainya target penggunaan energi terbarukan sejalan dengan program pemerintah untuk pembangunan yang berkelanjutan,” kata Tuty.

Batam menjadi daya tarik bagi perusahaan energi terbarukan, karena memiliki industri sebagai konsumen.

Kemudian, memiliki jaringan distribusi energi ke Pulau Bintan, yang juga masuk dalam daerah Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta potensi
kebutuhan energi terbarukan di negara terdekat Singapura.

Atas kebutuhan energi saat ini dan ke depan, BP Batam telah menandatangani nota kesepahaman dengan dua perusahaan dalam dan luar negeri pada 2021 lalu.

Namun, nota kesepahaman tersebut belum mengikat, yang berarti masih memungkinkan bilamana ada perusahaan lain yang serius berinvestasi untuk energi terbarukan.

Pihaknya akan memberikan kemudahan akses penelitian atau kajian maupun perizinan pembangunan PLTS terapung tersebut sebagai upaya untuk memajukan investasi di Batam.

Batam memiliki tujuh waduk yang dapat dimanfaatkan yang berada di bawah naungan BP Batam.

”BP Batam sangat terbuka untuk mendengarkan berbagai penawaran investasi energi terbarukan ini dari para calon investor manapun. Mari kita bersinergi bangun Batam melalui investasi energi terbarukan untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Tuty.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

UPDATE