
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat sebanyak 226.844 orang menggunakan kapal PELNI terhitung 16 hingga 22 Maret 2025 atau H-9 jelang Lebaran. Ruas Batam – Belawan dan Balikpapan – Surabaya menjadi ruas terpadat sejak periode mudik kapal PELNI dimulai 16 Maret kemarin.
Sekretaris Perusahaan PELNI Evan Eryanto merinci, sebanyak 16.787 orang bepergian dengan kapal PELNI di ruas Batam – Medan, disusul Balikpapan – Surabaya (10.824) dan Belawan – Batam (10.292). Pada posisi ruas terpadat keempat dan kelima berada di ruas Makassar – Surabaya (6.224) dan Makassar – Baubau (6.061).
“Terhitung sejak periode arus mudik dengan kapal PELNI dimulai pada 16 Maret, sebanyak 226.844 orang sudah bepergian atau mudik dengan kapal PELNI. Jika dihitung sejak periode mudik PELNI hingga 22 Maret ini dibanding tahun lalu, animo masyarakat untuk mudik tahun ini dengan kapal PELNI menunjukan peningkatan hingga 110 persen,” ujar Evan, Sabtu (22/3).
Jika H-15 s.d H-9 mudik Lebaran tahun 2024 tercatat 106.234 orang, di tahun 2025 ini untuk periode yang sama, sudah tercatat sebanyak 117.830 orang yang bepergian atau mudik dengan kapal PELNI. Evan menegaskan, kenaikkan pemudik PELNI ini cukup menggembirakan mengingat di angkutan Lebaran tahun 2025 ini PELNI hanya mengoperasikan 25 armada dibanding tahun lalu yang masih mengoperasikan 26 armada.
Untuk menghadirkan Mudik Tenang dan Menyenangkan sebagaimana harapan Pemerintah dan Kementerian BUMN, pelanggan kapal PELNI sudah dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi PELNI Mobile ataupun website resmi PELNI.
Tiket kapal PELNI juga dapat diperoleh di berbagai aplikasi perbankan seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, Sukha Livin Mandiri, dan BNI agen46, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.
Kepala Kantor PELNI Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengungkapkan bahwa menjelang puncak mudik Lebaran 2025, PT PELNI telah menyiapkan dua kapal untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Dua kapal yang disiapkan untuk mudik tahun ini adalah KM Kelud dan KM Ngapulu, yang akan melayani rute Batam–Belawan. Kedua kapal ini dijadwalkan beroperasi pada 26 dan 28 Maret 2025, dengan rute perjalanan Batam–Kijang–Jakarta–Belawan serta Batam–Belawan langsung.
“Dengan adanya dua kapal ini, kami berharap kapasitas angkut bisa mencukupi kebutuhan masyarakat yang ingin mudik ke Sumatera Utara, khususnya ke Belawan,” ujar Edwin.
Untuk mencegah pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu, PELNI menerapkan strategi penjualan bertahap. Hal ini dilakukan agar tiket tidak langsung habis dalam waktu singkat dan masyarakat umum tetap memiliki kesempatan mendapatkan tiket.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang benar-benar membutuhkan tiket bisa mendapatkannya dengan cara yang lebih adil. Oleh karena itu, kami tidak membuka semua tiket dalam satu waktu, tetapi secara bertahap,” jelas Edwin.
Selain memastikan ketersediaan tiket, PELNI juga menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga tiket KM Kelud menjelang mudik tahun ini. Tarif tetap mengacu pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya.
Untuk rute Batam–Belawan, tiket Kelas Ekonomi Dewasa dibanderol Rp 220 ribu, sementara Kelas 1A mencapai Rp 683 ribu. Sedangkan untuk rute Batam–Tanjung Priok, harga tiket Kelas Ekonomi Dewasa Rp 513 ribu, sementara Kelas 1A mencapai Rp 994 ribu.
“Kami berharap dengan harga tiket yang stabil ini, masyarakat bisa lebih tenang dalam merencanakan perjalanan mudik mereka tanpa terbebani lonjakan harga tiket,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



