Senin, 6 April 2026

250 Ribu Anak se-Kepri akan Divaksin Anti-Covid-19

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Pemerintah memulai vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun, kemarin. Berdasarkan petunjuk Kemenkes, vaksin yang digunakan adalah Sinovac karena diyakini tidak memberikan efek negatif ke anak-anak. Vaksinasi ini nantinya dipusatkan ke sekolah-sekolah, sehingga memudahkan pemberian dan pencatatan.

”Sudah dimulai hari ini (kemarin),” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mochamad Bisri, Selasa (14/12/2021).

F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pelajar usia 6-11 tahun di Sekolah Yos Sudarso, Batam Center, Selasa (14/12/2021).

Ia mengatakan, vaksinasi untuk anak-anak sudah bisa langsung berjalan karena persiapannya sudah dilaksa-nakan jauh-jauh hari.

”Jadi, begitu ada perintahnya, langsung laksanakan. Para nakes pun sudah siap sedia melaksanakan vaksinasi ini,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Kepri, tercatat ada sebanyak 250 ribuan anak berusia 6 sampai 11 tahun. Anak paling banyak terdapat di Kota Batam.

Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, ia berharap dapat menambah herd immunity atau kekebalan komunal masyarakat, terutama dari kalangan anak-anak. Sehingga, penularan Covid-19 dapat dikurangi.

”Walaupun begitu, saya harap protokol kesehatan tetap harus diterapkan,” ucapnya.

Ia mengatakan, secara keseluruhan vaksinasi dosis pertama telah diberikan terhadap 1,48 juta orang atau sekitar 93 persen se-kepri dari target vaksinasi. Sedangkan, vaksin dosis kedua telah diberikan terhadap 1,19 juta orang. Booster telah diberikan ke 13.458 orang.
Jumlah vaksinasi dosis pertama ini, kata Bisri, sudah termasuk kelompok lansia, usia 18 tahun ke atas dan remaja (usia 12 hingga 17 tahun).

Bisri mengatakan, usia 12 hingga 17 tahun paling cepat capaian vaksinasinya. Hanya dalam beberapa bulan saja, vaksinasi kelompok umur ini sudah mencapai 97 persen.

”Kami juga yakin, jika pasokan vaksin cukup. Kelompok umur 6-11 tahun, capaian vaksinasinya tidak membutuhkan waktu lama,” ujarnya.

Terkait vaksinasi, Bisri me-ngatakan, Dinkes Kepri bersama stakeholder lainnya akan terus menggesa agar mencapai target. ”Walaupun pelan, kami tetap melaksanakan vaksinasi sehingga mencapai 100 persen,” tuturnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA,

UPDATE