Selasa, 3 Februari 2026

3.500 Tenaga Honorer di Pemko Batam Didata Ulang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Saat ini ada 3.500 Tenaga Honorer di lingkungan Pemko Batam yang sebelumnya berjumlah kurang lebih enam ribuan.

Wakil Wali Kota batam, Amsakar Achmad, mengatakan, saat ini Pemko Batam sedang melakukan pendataan ulang terhadap tenaga honorer yang bertugas membantu sistem pemerintahan daerah.

“Pendataan dan verifikasi data tenaga honorer ini bertujuan guna menindaklanjuti surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait pergantian status honorer menjadi PPPK,” ujarnya, Rabu (24/8/2022).

Sesuai surat tersebut lanjutnya, pemerintah daerah diminta untuk menyiapkan data yang terverifikasi terkait jumlah tenaga honorer yang ada saat ini.

“Saya langsung instruksikan agar surat ini segera ditindak lanjuti. Berdasarkan laporan dari Bu Hasnah (Kepala BKPSDM, red) terdapat sedikitnya 3.500 honorer yang terdata saat ini di Pemko Batam,” jelasnya.

Amsakar menjelaskan, pendataan ini bertujuan untuk menyiapkan database terkait tenaga honorer. Diharapkan nantinya data ini bisa menjadi acuan dalam seleksi PPPK ke depannya. Seperti diketahui, pemerintah berencana meningkatkan status honorer menjadi PPPK hingga tahun 2023 mendatang.

“Pemko Batam bergerak cepat menindaklanjuti arahan pusat. Dan berharap jika nanti ada pengangkatan atau seleksi, anak-anak honorer yang bekerja di Pemko Batam bisa menjadi prioritas untuk ditingkatkan statusnya,” jelasnya.

Perubahan status honorer menjadi PPPK tentu disambut baik oleh Pemko Batam. Hal ini karena pegawai honorer bisa mendapatkan kesejahteraan yang setara dengan ASN. Meskipun PPPK memiliki kontrak kerja hingga 5 tahun.

Kendati demikian hal itu tidak mengurangi rasa bahagia tentunya, karena mereka bisa dapat gaji setara dengan ASN. Walaupun tidak ada jaminan pensiun seperti pegawai negeri sipil. Untuk itu, pihaknya dari awal selalu mendorong agar pegawai di lingkungan Pemko Batam ini untuk mencoba mendaftar seleksi CPNS maupun PPPK.

“Tujuannya sangat baik. Tentu agar mereka bisa menjadi pegawai dan bisa mendapatkan hak yang lebih dari sekarang ini,” imbuhnya.

Amsakar menambahkan dengan pengalaman kerja tenaga honorer yang sudah cukup lama di Pemko Batam, ini akan menjadi dasar penting, karena mereka tidak perlu menyesuaikan diri lagi, dan sudah memahami kerjaan mereka.

“Job desk sudah jelas, jadi sangat kami dorong agar setiap ada seleksi penerimaan PNS untuk bisa ikut, termasuk seleksi PPPK ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, jumlah tenaga honorer awalnya berjumlah kurang lebih 6 ribu orang. Sekitar 2.500 orang sudah dinyatakan lolos sebagai PPPK, dan sekarang sisanya 3.500 yang sudah dilakukan verifikasi data.

“Mungkin data yang valid itu di BKPSDM, namun plus mines jumlahnya sekitar segitu. Bagi mereka yang masih honorer ini, kami harapkan mempersiapkan diri untuk ikut seleksi jika nanti dibuka. Persiapkan diri sebaik mungkin agar hasilnya bisa baik,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Update