
batampos-Sebanyak 300 anak tanggung hingga usia remaja ikuti Camp KAKR GBKP 2023 di lapangan Palm Spring, Nongsa.
Kegiatan yang dimulai Sabtu, 24 Juni dan berakhir Selasa, 27 Juni 2023 itu, digelar dalam bentuk camping di tempat terbuka.
Ketua Panitia Paskah Baren Sembiring, menjelaskan, 300 peserta ini berasal dari 8 runggun GBKP yang ada di Batam, Tanjungpinang, Teluk Sasah dan Tanjungbalai Karimun.
“Camp KAKR ini dilakukan 4 tahun sekali sebagai pembekalan menuju kegiatan yang lebih tinggi, yakni Pekan Iman Anak dan Remaja (PIARA) pada tingkat Sinodal GBKP se-Indonesia di Desa Suka Makmur, Kabupaten Karo, Sumut,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator acara Pt. Rody Ginting, mengatakan, Camp KAKR GBKP 2023, sebagai bentuk pembinaan keimanan, sekaligus membentuk karakter kemandirian anak agar siap menjadi berkat di tengah keluarga, bangsa, dan negara.
BACA JUGA:Gelar Natal, GBKP Batam Kota Rilis Film Pendek
“Mengusung tema “Aku Bisa Menjadi Berkat” (Matius 19 : 14 – 15 ), dalam kegiatan ini kita mengisinya dengan beragam acara mulai penelahaan alkitab, pengetahuan budaya, dan bagaimana menjalin kesetiakawanan sosial antar sesama, yang dimulai dari keluarga,” jelasnya.
.Ditemui di sela – sela persiapan acara penutupan, Selasa, 27 Juni 2023 lalu, ratusan anak – anak itu terlihat tengah berlatih tarian tradisional Karo.
“Ini tarian penutup nantinya, setelah sebelumnya kita juga menampilkan tarian nusantara dari Jawa, Ambon, Melayu, Bali, Jawa, dan beberapa daerah lainnya,” ujar Pt. Rody Ginting.
Dalam kebaktian acara penutup Camp KAKR GBKP 2023, Pendeta Diani Geloria Br Sitepu, menyapa anak-anak dengan cara yang unik. “Siapa yang sudah kangen gadgetnya?” ujar Pendeta Diani, disambut tawa seluruh peserta.
Sesuai pesan moral yang disampaikan panitia, Pendeta Diani mengingatkan agar berhati-hati menggunakan gadget. “Orangtua tentu tidak bisa melarang anak-anak untuk tidak menggunakan gadget. Tetapi kita bisa mengalihkannya kepada kegiatan yang positif, salah satunya kegiatan seperti ini,” jelas pendeta yang melayani di GBKP Tanjungpinang itu.
“Selama empat hari tanpa gadget, kita tahu anak – anak ini sangat tersiksa, pada awalnya. Tapi di penghujung acara, kita bisa lihat anak – anak lebih ceria, kompak dan tentu matanya lebih sehat,” ujar Ketua Panitia Paskah Baren Sembiring.
Turut hadir dalam acara penutupan itu tamu dari BPMK Klasis Kepri, Pt. Firdaus Ginting, Pt. Samuel Tarigan, serta puluhan orangtua yang tampak sudah tidak sabar untuk bertemu anaknya.
Terimakasih untuk Kapolda Kepri Irjen Pol. Tabana Bangun, BPMK KLasis Kepri, GBKP se – Kepri, serta orangtua kami yang telah mendukung dan membantu acara ini,” Ketua Panitia Paskah Baren Sembiring. (*)
reporter: Immanuel Sebayang



