Minggu, 11 Januari 2026

300 KK di Batu Merah Krisis Air Bersih, DPRD Panggil SPAM

spot_img

Berita Terkait

spot_img
RDP Krisis Air Batu Merah
Rapat dengar pendapat membahas krisis air bersih yang dialami ratusan KK warga Batu Merah, Batu Ampar di DPRD Batam. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Sedikitnya 300 kepala keluarga (KK) di wilayah Batu Merah Atas, Kelurahan Batu Ampar, Kota Batam, mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih selama dua bulan terakhir.

Masalah ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Batam bersama Sistem Pengelola Air Minum (SPAM) di Gedung DPRD Batam, Rabu (23/7).

RDP dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Batam, Muhammad Rudi, dan dihadiri perwakilan warga serta pihak SPAM. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan kesulitan mereka mendapatkan air bersih, yang merupakan kebutuhan dasar sehari-hari.

“Air tidak mengalir sudah dua bulan. Warga di 11 RT harus menarik air secara manual dengan menggunakan pompa,” kata Abdul Halik, Lurah Batu Merah.

Menanggapi keluhan tersebut, Rino selaku perwakilan dari SPAM menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk yang pesat di Batam tidak diimbangi dengan penambahan jaringan pipa distribusi air.

“Penduduk Batam terus bertambah, tapi jaringan pipa air masih terbatas. Solusinya adalah penambahan pipa baru,” jelas Rino.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan penambahan jaringan pipa ke Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Pengelola Aset. Usulan itu pun telah mendapat persetujuan dan diproyeksikan terealisasi pada Juni 2026.

“Kami harap penambahan ini dapat segera terealisasi agar warga Batu Merah tak lagi terdampak,” ucapnya. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Update