Selasa, 7 April 2026

341 Warga Binaan dan Petugas Lapas Lakukan Tes Urine

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga binaan dan petugas lapas lakukan tes urine. f istimewa

batampos -Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggelar razia gabungan dan tes urine terhadap petugas serta warga binaan, Senin (6/4). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus memastikan lingkungan lapas bebas dari narkoba dan barang terlarang.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalahi, mengatakan razia dan tes urine dilaksanakan serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia dengan melibatkan aparat penegak hukum.

“Kegiatan ini merupakan sinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan lingkungan lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus sebagai upaya pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Pada tahap pertama, sebanyak 200 warga binaan dan 141 petugas mengikuti tes urine. Pemeriksaan tersebut akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh warga binaan menjalani tes.

“Dilakukan bertahap hingga seluruh warga binaan menjalani tes. Untuk waktunya dilakukan secara acak,” kata Andre.

Selain tes urine, petugas juga melakukan razia di sejumlah blok hunian warga binaan. Hasilnya, tidak ditemukan barang terlarang di dalam lapas.

Andre menegaskan seluruh hasil tes urine pada tahap pertama menunjukkan hasil negatif.

“Dalam razia pertama tidak ditemukan barang terlarang, dan hasil tes urine seluruhnya negatif,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Lapas Batam juga memusnahkan barang bukti hasil sitaan narkotika yang berhasil diamankan selama setahun terakhir.

Kalapas Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan langkah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menciptakan lapas yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Tindakan tegas ini bukan hanya seremonial, tetapi langkah nyata untuk mewujudkan Lapas Batam yang bersih dari barang terlarang,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas seluruh petugas dalam memberikan pelayanan profesional dan pembinaan yang humanis kepada warga binaan.

“Kegiatan ini diharapkan membuat seluruh jajaran semakin solid dalam menjaga marwah institusi serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan dengan kerja nyata dan pelayanan prima,” tutupnya.(*)

UPDATE