Sabtu, 4 April 2026

4 SMA Negeri di Batam Dapat Ruang Kelas Baru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Siswa-siswi SMAN 3 Batam mengikuti proses belajar tatap muka. Empat SMA Negeri di Koata Batam mendapatkan ruang kelas baru. Pembangunan ruang kelas baru tersebut dianggarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022 diproyeksi sebesar Rp 3,870 triliun.

Dari anggaran yang telah disahkan itu, tahun depan akan ada penambahan ruangan kelas untuk empat sekolah di Batam.

Di antaranya:

  1. SMAN 25 (di Bengkong Sadai)
  2. SMAN 26 (di Komplek Botania Garden, Batam Center)
  3. SMAN 27 (di Kelurahan Buliang, Batuaji)
  4. SMAN 28 (di Kaveling Pancur Baru, Duriangkang, Seibeduk)

”Kami harapkan sesuai dengan yang kemarin itu. Masing-masing sekolah yang baru itu SMAN 25, SMAN 26, SMAN 27 dan SMAN 28 nambah tiga kelas,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Kepri, Wirya
Putra Silalahi.

Ia menjelaskan, selama ini sekolah-sekolah tersebut, pembangunannya belum bisa dibantu penuh oleh pemerintah pusat karena belum beroperasi selama tiga tahun.

Hanya SMAN 26 yang sudah dibantu oleh pusat dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) karena sudah beroperasi selama tiga tahun, sehingga pembangunan sekolah itu diperkirakan akan tuntas.

Wirya menjelaskan, selama tiga tahun berdiri, SMAN 26 Batam baru punya dua kelas saja dengan jumlah murid yang mencapai 300 orang.

Sementara guru ASN (aparatur sipil negara) hanya tiga orang. Permasalahan ini muncul, setelah orangtua murid berdemo beberapa waktu lalu ke sekolah sehubungan dengan dimulainya pembelajaran tatap muka.

Selama ini, murid SMAN 26 terpaksa menumpang 8 kelas di SMAN 3, dengan syarat selesai dulu SMAN 3 selesai pembelajaran tatap muka kemudian dilanjutkan oleh murid SMAN 26.

Ia menambahkan, anggaran yang disediakan pemerintah dalam APBD 2022 untuk penambahan 3 ruang kelas baru di masing-masing sekolah itu sebesar Rp 12 miliar dari total angggaran sebesar Rp 17 miliar.

Untuk sisanya, nantinya akan diambil dari beberapa anggaran proyek yang besar di Pekerjaan Umum (PU) untuk menambah sisa sebesar Rp 5 miliar.

”Kalau yang bersifat struktur, yang besar itu diambil dari PU. PU misalnya bikin jalan Rp 20 miliar mungkin dibikin Rp 18 miliar. Ada Rp 10 miliar mungkin Rp 9 miliar,” imbuh politisi Nasdem ini.

Reporter: Eggi Idriansyah

UPDATE