Kamis, 22 Januari 2026

Pembangunan Batam Menjadi Rujukan Berbagai Daerah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (empat dari kiri) dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (empat dari kanan) berfoto bersama perwakilan RTRW se-Kecamatan Batuampar. Foto: Pemko Batam untuk Batam Pos

batampos.co.id – Pembangunan di Kota Batam menjadi rujukan berbagai daerah di Indonesia. Terbaru, yakni kunjungan Staf Ahli Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan 17 staf ahli kota kabupaten se-Sultra.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, beberapa di antara mereka ada yang pernah datang sebelumnya kagum melihat pembangunan Kota Batam saat ini.

Rombongan tersebut lanjutnya kagum perihal program inovatif Pembangunan Sarana dan Prasaranana Kelurahan (PSPK) yang semula Rp1 miliar perkelurahan dimasa awal Rudi-Amsakar memimpin, kini naik dan rata-rata Rp2,5 perkelurahan. Bahkan tahun 2023 bakal diproyeksikan Rp3 miliar.

“Sebagai daerah yang dianugerahi letak yang strategis, Batam seyogyanya memang harus terus dibangun ke arah yang lebih hebat lagi,” jelasnya saat bersilahturahmi dengan perangkat RTRW se-Kecamatan Batuampar.

Kata dia, ada empat proyek strategis yang saat ini digesa pembangunannya yakni pengembangan Bandara Internasional Hang Hadim, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pembangunan KEK Kesehatan di Sekupang hingga melanjutkan pengembangan jalan.

“Empat proyek startegis ini tentu harus kita sukseskan. Ini butuh kebersamaan kita semua,” ujarnya.

Berbagai gebrakan pembangunan di Batam membuahkan hasil, terbaru yang membanggakan adalah pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 4,75 persen.

Dari kenyataan ini, ia percaya Batam bisa semakin maju lagi. Tidak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Batam selalu konsisten pada level yang membanggakan juga.

“Keberhasilan Batam menjadi perbincangan dimana-mana, walikota kita juga menjadi walikota terbaik Asia. Mari bersama sukseskan pembangunan,” ajaknya.

Sementara itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, silaturahmi bersama RTRW terselenggara bukan tanpa sebab.  Menurutnya, RTRW merupakan ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

Untuk itu, keberadaan RTRW merupakan salah satu yang penting bagi pembangunan.

“Karena peran RTRW masyarakat tentram, mereka yang lebih tahu kondisi di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus untuk menampung aspirasi dari mereka,” ucap Rudi.

Pada acara tersebut, RTRW diberi kesempatan untuk berdialog dengan Rudi dan Amsakar. Dari berbagai masukan, tak sedikit yang berujung solusi. Hal ini tentu saja memantik apresiasi dari warga.

Rudi memaparkan, pihaknya terus melakukan terobosan bagi Batam yang lebih maju. Seperti yang sudah mahsyur yakni empat proyek strategis yang kelak akan membawa Batam semakin hebat.

Yakni, pengembangan Bandara Internasional Hang Hadim, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pembangunan KEK Kesehatan di Sekupang hingga melanjutkan pengembangan jalan.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju. Kalau sudah maju, warga akan memiliki kesempatan untuk lebih baik. Pesannya saya jangan jadi penonton, kita sambut pembangunan ini, rugi kalau kita hanya jadi penonton,” papar Rudi.(*)

Update