Jumat, 10 April 2026

Pelaku Pembobol Brankas di Batam Ditangkap

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Para pelaku pembobol brankas di Insoria Serba 8000 Tiban III Komplek Persero Sekupang. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos

batampos – Personel Polsek Sekupang menangkap empat pelaku pembobol brankas di Insoria Serba 8000 Tiban III Komplek Persero Sekupang.

Keempat pelaku yang berhasil dibekuk ialah ZA, MAS, dan RA. Sementara pelaku JA dibekuk di Padang Sidimpuan, Sumut. Diketahui JA merupakan otak pelaku pembobolan Insoria Serba 8000 Tiban.

Penangkapan kawanan pembobol brankas ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekupang Kompol Yudha. Untuk menangkap para pelaku, ia membagi tim menjadi dua unit.

Tim 1 dipimpin Kanit Rerkrim Polsek Sekupang, Iptu Muhammad Ridho, yang melakukan pengejaran terhadap JA ke Padang Sidimpuan, Sumut.

Selanjutnya pada Selasa (24/5/ 2022) sekira pukul 01.00 WIB, tim 1 berhasil mengamankan JA.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui melakukan pencurian brankas tersebut bersama teman-temannya yang berada di Batam.

“Menerima info ini kita bergerak untuk melakukan pengejaran dan menangkap tiga orang yang diduga sebagai pelaku lain,” katanya, Jumat (27/5/2022).

Berdasarkan hasil interogasi lanjutnya, para pelaku mengakui mencuri brankas di Toko Serba 8000 Tiban, Sekupang.

“Mereka menggunakan alat linggis dan dua buah obeng. Kini pelaku dalam pemeriksaan intensif,” katanya.

Korban lanjutnya bernama Tarwin. Pembobolan brankas terjadi Selasa (24/5/2022) pukul 05.00 WIB.

“Kronologis kejadian bermula, pelapor bersama karyawannya membuka toko Indoria serba 8000 yang berada di Tiban III Sekupang, Batam sekira pukul 09.30 WIB,” ujarnya.

Saat ini kata dia, korban hendak masuk ke ruangan admin dan melihat ruangan pintunya sudah terbuka. Korban lantas memanggil karyawan lain untuk bersama-sama mengecek ruang admin.

“Ternyata brankas yang berada di ruangan sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Saat dicek, diketahu pelaku masuk dari pintu belakang. Adapun barang barang yang hilang dari dalam Toko Serba 8000 tersebut berupa uang tunai sebasar Rp 47.463.000.

“Pada saat dicek di CCTV, ternyata ada pelaku ada tiga orang yang membawa brankas,” katanya.

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE