Sabtu, 4 April 2026

42 Persen Warga Batam Sudah Divaksin Booster

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas Biddokes Polda Kepri menyuntikkan vaksin booster ke lengan Dara, salah satu karyawan Batam Pos di kantor Batam Pos. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemko Batam terus menggenjot capaian vaksin booster dan hingga kemarin 42 persen warga Batam yang sudah menjalani vaksinasi booster sudah berada di angka 42 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, bulan ini Dinas Kesehatan menargetkan capaian 50 persen untuk booster.

Untuk itu, Dinkes membuka beberapa titik pelaksanaan booster, memaksimalkan pencapaian.

“Alhamdulillah, untuk saat ini hasil booster semakin membaik. Meskipun bulan puasa, tim tenaga kesehatan terus semangat memberikan vaksin bagi masyarakat,” ujarnya.

Jefridin menyebutkan, kondisi wilayah per kecamatan, Batam berada di zona kuning dan hijau. Percepatan penanggulangan kasus Covid-19 terus dilakukan.

Status Batam sudah berada di level 1 untuk penerapan PPKM. Ia berharap, meskipun berbagai kegiatan sudah diperbolehkan, protokol kesehatan (protkes) harus tetap ditegakkan.

“Terutama untuk masker ya. Jangan sampai tidak pakai. Sekarang ibadah sudah diperbolehkan, jadi tetap kami minta jangan abai protkesnya,” ujarnya.

Jefridin menginginkan tahun ini Batam bisa bebas dari Covid-19. Menurutnya, dalam dua tahun belakangan Batam sudah cukup terpukul dengan serangan Covid-19.

Tahun ini diharapkan Batam bisa fokus pemulihan, dan bersiap berdamai dengan Covid-19.

“Tentu yang terbaik kita harapkan. Jangan sampai ada lonjakan lagi. Terutama saat arus balik nanti,” sebutnya.

Ia mengimbau warga yang mudik tetap mematuhi protkes selama berada di kampung halamannya. Hal ini agar ketika kembali ke Batam tidak ada lonjakan kasus dari warga yang kembali dari mudik lebaran.

“Syarat sudah dipermudah. Warga cukup booster sudah boleh mudik. Untuk itu saya minta betul protkes jangan abai. Karena kita tidak tahu perkembangan kasus di luar Batam,” ungkapnya.(*)

Reporter: Yulitavia

UPDATE