Rabu, 18 Februari 2026

461 Personel Gabungan Amankan Perayaan Imlek 2577 Kongzili

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Personil kepolisian saat mengamankan imlek. f Istimewa

batampos – Kepolisian Daerah Polda Kepulauan Riau melakukan pengamanan berlapis untuk memastikan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung aman dan tertib di Batam. Pengamanan difokuskan pada pusat-pusat perayaan dan rumah ibadah yang diperkirakan dipadati masyarakat.

“Sebanyak 461 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pengamanan. Kekuatan itu terdiri dari 208 personel Polda Kepri, 163 personel Polresta Barelang, serta dukungan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Nona Pricillia Ohei, Senin (16/2).

Pengamanan dilakukan melalui pola terbuka dan tertutup. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan perayaan malam Tahun Baru Imlek serta vihara dan klenteng yang menjadi pusat kegiatan ibadah umat Tionghoa.


“Aparat juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama perayaan berlangsung,” ujarnya.

Selain penjagaan statis, patroli preventif turut ditingkatkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan rangkaian perayaan berjalan kondusif tanpa gangguan berarti.

Pengamanan serupa juga diterapkan di wilayah lain di Provinsi Kepulauan Riau, termasuk di Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan, yang juga menjadi lokasi perayaan Imlek.

Ia mengatakan kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan maksimal selama perayaan berlangsung.

“Sinergitas seluruh unsur menjadi kunci utama terciptanya situasi yang stabil,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menggunakan kembang api dan petasan sesuai ketentuan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan dan barang bawaan serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat 110.

Pengamanan Imlek tahun ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan menjamin masyarakat dapat menjalankan tradisi keagamaan dengan aman dan khidmat.(*)

ReporterAzis Maulana

SALAM RAMADAN