
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Batam melaporkan bahwa hingga Rabu 12 Maret 2025, sekitar 60 persen tiket kapal untuk seluruh tanggal keberangkatan mudik Lebaran 2025 telah terjual. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada keberangkatan yang sepenuhnya penuh karena penjualan tiket dilakukan secara bertahap.
Kepala Kantor PELNI Cabang Batam Edwin Kurniansyah menjelaskan bahwa strategi pemasaran tiket secara bertahap ini bertujuan untuk mencegah adanya pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu, sehingga masyarakat umum tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket.
“Kami sengaja menerapkan sistem penjualan bertahap agar tidak ada pihak yang memborong tiket dalam jumlah besar. Ini untuk memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tiket bisa mendapatkannya dengan lebih adil,” ujar Edwin, Rabu (12/3).
Baca Juga: Jalan Licin Akibat Ceceran Tanah, Pengendara Batuaji Keluhkan Truk Proyek
Mengantisipasi tingginya permintaan kapal selama mudik Lebaran, PELNI telah menyiapkan dua kapal sekaligus untuk melayani rute mudik ke Belawan, yaitu KM Kelud dan KM Ngapulu. Kedua kapal ini akan beroperasi pada 26 dan 28 Maret 2025, dengan rute perjalanan Batam–Kijang–Jakarta–Belawan serta Batam–Belawan.
“Dengan adanya dua kapal ini, kami berharap kapasitas angkut bisa mencukupi kebutuhan masyarakat yang ingin mudik ke Sumatera Utara, khususnya ke Belawan,” tambahnya.
Meski tiket telah terjual hingga 60 persen, PELNI memastikan bahwa tiket masih tersedia. Namun, masyarakat diminta segera melakukan pemesanan untuk menghindari kehabisan tiket menjelang puncak arus mudik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera membeli tiket melalui kanal resmi PELNI, baik secara online maupun melalui agen resmi, untuk memastikan mereka mendapatkan tiket yang sah dan menghindari penipuan,” jelasnya.
Baca Juga: Dapat Keringanan Hukuman, Wanita yang Rantai Anak Divonis 6 Bulan Penjara
Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan tiket dan jadwal keberangkatan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center PELNI 162 atau melalui WhatsApp di nomor 0811-162-1-162.
PELNI berharap dengan adanya sistem penjualan bertahap ini, mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar dan tertib, serta memastikan semua masyarakat yang ingin pulang kampung mendapatkan tiket sesuai kebutuhannya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



