Jumat, 3 April 2026

600 Jerigen Minyak Goreng Curah Didistribusikan di Batam Setiap Hari

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho; Dandim 0316, Batam Letkol Kav. Sigit Dharma Wiryawan; dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gustian Riau, melakukan inspeksi mendadak harga minyak goreng di pasar Tos 3000 Jodoh. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – CV Murni Inti Sawit selaku distributor minyak goreng curah kini dalam sehari menjual 600 jerigen. Minyak ini didistribusikan ke pasar di seluruh wilah seperti di Tos 3000, Aviari, dan Bengkong.

“Setiap pagi itu kita lepas 600 jerigen ke seluruh wilayah. Jadi masalahnya sekarang minyak kemasan mahal, jadi minyak curah turun, langsung habis,” Direktur CV Murni Inti Sawit, Mona.

Mona menjelaskan pihaknya saat ini fokus mendistribusikan minyak goreng curah di Pasar Tos 3000. Sebab, pasar tersebut paling banyak dikunjungi masyarakat.

“Semua pasar di Batam juga cari ke sana, ibu-ibu belanja pusatnya di pasar itu. Jadi diutamakan di sana (Tos 3000),” katanya.

Mona mengaku pengiriman minyak goreng curah dari PT Synergy Oil Nusaantara di Kabil, Nongsa terbilang lancar. Pihaknya membeli dengan harga Rp 13.500 per liter dengan total 20 ton minyak.

“Hari ini juga masuk stok. Jadi kita ingatkan juga ke toko-toko jangan ada penimbunan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto memastikan stok minyak curah di pasar masih terpenuhi. Untuk stock di distributor mencapai 20 ton, dan stok di pabrik mencapai 2500 ton.

“Dalam sebulan kebutuhan masyarakat di Batam 1750 ton. Artinya stok dalam sebulan ke depan masih terpenuhi, sampai bulan Ramadan nanti,” katanya.

Selain stok yang terpenuhi, dari sidak tersebut diketahui harga minyak curah dari pabrik ke distributor Rp 12.500 per liter, dari distributor ke pasar atau pedagang Rp 13.800, serta harga dari toko ke konsumen Rp 14.500-15.000.

“Kita juga mengontrol harga di pasaran, sesuai HET yang ditetapkan pemerintah,” kata Nugroho.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

UPDATE