
batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam menargetkan seluruh tenaga kesehatan (Nakes) akan menerima vaksinasi booster kedua hingga akhir Agustus mendatang. Saat ini diketahui ada 8.513 nakes di Kota Batam.
Plh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Heriman Aka, mengatakan, vaksinasi Booster kedua untuk Nakes ini telah dimulai sejak Jumat (5/8/2022) lalu.
“Target ini harus dikejar guna memastikan seluruh nakes telah divaksin sehingga dapat melayani warga Batam,” ujarnya, Senin (22/8/2022).
Heriman melanjutkan, sejauh ini program vaksinasi booster tahap kedua di Kota Batam sudah berjalan sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan RI.
“Sejauh ini tidak ada kendala. Adapun jenis vaksin yang kita berikan jenis Moderna,” tambahnya.
Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit Dinkes Batam, dr. Fairuza Laily menambahkan, sampai saat ini sebanyak 3.329 tenaga kesehatan (nakes) di Batam telah divaksin dosis keempat atau Booster kedua.
“Masih berlangsung, hari ini ada penambahan 143 nakes divaksin Booster kedua. Capaian kita 3.329 atau 39 persen dari target,” ujarnya, Senin (22/8).
Dijelaskannya, booster kedua atau dosis keempat vaksin Covid-19 menyasar atau memprioritaskan tenaga kesehatan. Sama halnya dengan booster atau vaksin ketiga beberapa waktu lalu, Nakes yang berada di garis depan penanganan selalu mendapat prioritas karena paling berisiko tertular, baru kemudian disusul masyarakat umum.
Fairuza menambahkan, pemberian vaksin booster dosis kedua untuk nakes dilakukan secara bertahap diseluruh Puskesmas, RSUD dan RS BP Batam.
Selain capaian Booster kedua, capaian vaksin Booster pertama, dosis pertama dan kedua saat ini juga terus bertambah. Dinkes Batam mencatat, vaksinasi usia dewasa dosis pertama yakni 830.594 orang dan dosis kedua 733.256 orang. Vaksinasi Remaja (12-17 th), dosis pertama127,278 orang dan 114,261 orang dosis kedua. Lalu vaksinasi anak (6-11 th), dosis pertama 120.490 orang dan 100.459 orang dosis kedua.
Lalu capaian Booster 472,690 orang. Rincian, nakes 3.329 orang, lansia 13.953 orang, masyarakat umum 316.762 orang dan pelayanan publik 133.277 orang.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



