
batampos – Sekitar 800 wisatawan domestik akan datang ke Kota Batam pada Oktober 2022 mendatang. Kedatangan mereka untuk merayakan ulang tahun Buser Rentcar Nasional (BRN) ke-5.
Ketua Korda Kepri, Sastradi Wirya mengatakan kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan di kota besar di Indonesia. Pada tahun lalu, kegiatan berlangsung di Pulau Dewata, Bali.
“Kegiatan akan dihadiri 500 sampai 800 orang dari seluruh Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan, Kota Batam dipilih menjadi tuan rumah kegiatan tersebut karena memiliki objek wisata yang menarik.
Selain itu lokasi Batam yang berdekatan negara tetangga Singapura dan Malaysia menjadi nilai tambah bagi anggota BRN.
“Saat kegiatan di Bali, kami (BRN Kepri) mengajukan Batam sebagai tuan rumah,” terangnya.
Dalam acara tersebut nantinya akan dimeriahkan dengan kembang api, menampilkan tarian daerah, mendatangkan artis ibukota, dan menonjolkan budaya Melayu, kuliner, bazar oleh-oleh Kota Batam.
Kegiatan itu lanjutnya, akan diwarnai kegiatan bakti sosial serta doa bersama anak yatim.
“Acara akan dimulai dengan registrasi, musyawarah, dan acara puncak peringatan ulang tahun BRN. Kita berharap kegiatan ini dapat mengenalkan Batam kepada wisatawan,” ucapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi Batam dipilih untuk menjadi tuan rumah HUT BRN ke-5.
Selain akan dikunjungi ratusan wisatawan domestik, ia berharap kegiatan itu dapat berkolaborasi dengan pelaku pariwisata di Kota Batam.
“Bisa bikin paket wisata,” katanya.
Batam memiliki beragam wisata salah satunya wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Ardi mendorong kegiatan MICE dilaksanakan di Kota Batam.
“Dengan akomodasi lengkap dan berstandar internasional, Batam merupakan tempat tujuan untuk mengelar meeting, seminar dan ekshibisi tingkat nasional, bahkan internasional. Hampir seluruh hotel, resort serta pusat menyediakan fasilitas memadai untuk mengelar berbagai jenis acara event MICE,” katanya.
Lanjut Ardi, disamping dikenal sebagai kota MICE, infrastruktur yang dibangun oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi membuat Batam semakin indah.
Infrastruktur itu, seperti pelebaran jalan hingga lima lajur setiap jalur dapat memudahkan wisatawan mengunjungi destinasi. Selain akses darat, Wali Kota Batam juga mengembangkan akses udara dan laut.
“After meeting bisa kemana saja, tidak ada macet,” ucapnya.
Selain aksesbilitas, sebagai kota pariwisata juga mempunyai amenitas. Batam mempunyai amenitas lengkap, mulai dari 222 hotel, 1007 restoran dan cafe, rumah sakit, tujuh pelabuhan internasional, dan sebagainya. Kemudian konsep terakhir atraksi yakni ada atraksi alam, buatan, dan budaya.(*)
Reporter: Yashinta



