batampos.co.id – Sembilan unit sepeda motor milik pekerja terbakar di parkiran depan galangan kapal PT ASL Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (19/5) sekitar pukul 09.00 WIB.
Tujuh unit di antaranya ludes terbakar, sementara dua lainnya yakni Honda Scoopy dan Honda Beat, mengalami kerusakan akibat hawa panas dari api yang menghanguskan tujuh unit motor tersebut.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun, kejadian ini membuat ribuan pekerja yang ada di dalam galangan kapal PT ASL panik. Mereka berlarian keluar kawasan perusahaan demi memastikan sepeda motor mereka tak ikut terbakar.
Anton, sekuriti di gerbang galangan PT ASL menyebut kebakaran itu terjadi secara tiba-tiba saat semua pekerja sudah berada di dalam galangan kapal. Di lokasi parkir yakni di depan tembok pagar kawasan PT ASL, saat itu juga sepi dan tak ada warga atau pekerja yang hilir mudik.
Menurutnya, api secara tiba-tiba muncul di deretan sepeda motor yang parkir di bagian ujung lokasi parkiran sepeda motor para pekerja. ”Cepat kali apinya. Pas ditengok sudah besar saja dan tujuh unit sepeda motor ini sudah terbakar,” kata Anton, kemarin.
Anton dan petugas keamanan perusahaan lainnya serta warga di sekitar lokasi kejadian langsung bergerak menyelamatkan ratusan sepeda motor lain yang parkir berjejer di bagian ujung lokasi parkir tersebut.
”Bahkan ada yang sampai didorong ke dalam parit, ada juga yang ditendang (menjauh dari lokasi kebakaran). Honda Scoopy dan Beat yang ikut rusak ini memang jaraknya cukup dekat jadi agak susah dekati,” ujar Anton.
Rio, pemilik sepeda motor Honda Beat yang ikut rusak akibat kebakaran tersebut menuturkan, saat ada pemberitahuan kebakaran sepeda motor di lokasi parkir luar kawasan PT ASL, dia dan rekan-rekannya langsung berhamburan ke luar perusahaan.
”Katanya yang parkir motor di ujung cepat keluar karena ada kebakaran, langsung lari keluar kami. Motor saya juga kena hawa panasnya. Helm juga melepuh,” kata Rio.
Musibah ini disesalkan pekerja termasuk pekerja yang motornya ludes terbakar. Mereka berharap ada bantuan dari pihak perusahaan agar mereka kembali bisa memiliki kendaraan untuk pergi bekerja.
”Karena motor ini untuk kelancaran pekerjaan di sini juga. Lagian terbakarnya di kawasan perusahaan,” kata Hendrik, seorang pekerja.
Pantauan Batam Pos di lapangan, ada ribuan unit sepeda motor yang parkir di lokasi yang berada di luar tembok depan kawasan PT ASL ini. Bahkan, ada sepeda motor yang parkir di pinggir Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang.
Sistem parkir tidak ditata dengan baik sehingga sulit diawasi. Kejadian ini jadi diharapkan jadi perhatian pihak perusahaan demi keamanan dan kenyamanan pekerja.
”Bagaimana pun juga motor-motor inilah yang mendukung pekerja di PT ASL. Semoga ke depannya bisa ditata dan diawasi dengan baik demi keamanan dan kenyamanan bersama,” harap Harlen, pekerja lain di lokasi kejadian. (*/jpg)



