
batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memperketat pemeriksaan kapal penumpang di sejumlah pelabuhan utama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada siap dan aman melayani lonjakan penumpang selama libur panjang akhir tahun.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, turun langsung meninjau pelaksanaan uji kelaiklautan dan pemeriksaan mandiri di Pelabuhan Sekupang, Harbour Bay, Batam Center, dan Telaga Punggur, Senin (10/11).
“Pemeriksaan ini bagian dari komitmen kami untuk menjamin keselamatan pelayaran. Tidak ada kompromi soal itu,” ujar Takwim.
Selain pemeriksaan rutin oleh marine inspector, KSOP juga menerapkan sistem self-inspection atau pemeriksaan mandiri oleh operator kapal. Operator diwajibkan melakukan pengecekan awal terhadap kondisi kapal, alat keselamatan, serta kesiapan awak kapal sebelum diverifikasi oleh petugas KSOP.
“Sistem pemeriksaan mandiri ini kami dorong agar pelaku usaha pelayaran lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap keselamatan,” katanya.
Ramp check kapal penumpang dan ro-ro telah dilakukan sejak 17 Oktober hingga awal November 2025. Dari total 91 kapal yang wajib diperiksa, sebanyak 78 kapal (85,7 persen) telah dinyatakan laik laut, sementara 13 kapal lainnya masih dalam proses docking dan akan segera menjalani pemeriksaan sebelum masa Nataru dimulai.
Dari hasil peninjauan, KSOP masih menemukan beberapa operator yang menjual tiket secara manual. Takwim meminta agar operator segera beralih ke sistem digital.
“Kami sarankan menggunakan tiket dan check-in online agar lebih efisien dan transparan. Penumpang juga bisa mengetahui harga dan jadwal kapal lebih cepat,” katanya.
KSOP Batam memastikan 91 kapal penumpang siap melayani angkutan laut selama liburan Natal dan Tahun Baru ini.
“Insya Allah jumlah ini mencukupi untuk melayani masyarakat selama periode Nataru 2025/2026,” tutup Takwim. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



