
batampos.co.id – Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam menggelar kegiatan donor darah yang dipusatkan di Kepri Mall, Minggu (5/12) pagi.
Kegiatan tersebut digelar untuk membantu PMI dalam menggalang stok darah. Selain itu, kegiatan donor darah, digelar untuk memperingati HUT ke-25 Ikamba Kota Batam yang berdiri sejak 1996. Hal tersebut ditegaskan oleh ketua Ikamba Kota Batam, Jupri.
“Ini merupakan kegiatan sosial yang kami gelar, selain pemberian bantuan sembako kepada masyarakat sebelumnya. Sekaligus merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT Ikamba Batam yang jatuh pada 15 Desember nanti genap 25 tahun,” ujar Jupri.
Pada kegiatan donor darah kemarin, panitia mendapatkan sedikitnya sebanyak 90 kantong darah yang langsung didistribusikan buat stok darah di PMI Kota Batam.
Ketua Panitia donor darah, Rince menambahkan, yang terdaftar ada 200 peserta, namun ada juga masyarakat yang datang langsung ke acara untuk donor darah.
“Nanti di puncak perayaannya ada kolaborasi antara adat tionghoa dengan Melayu, yang menandakan Melayu dan Tionghoa tak ada gapnya, bisa bersatu,” terangnya.
Sementara pendiri Ikamba, Johar Arif mengatakan, kegiatan donor darah yang digelar Ikamba Batam, tidak saja fokus untuk masyarakat Bangka yang di Batam, tapi terbuka untuk semua masyarakat Batam yang ingin mendonorkan darahnya.
BACA JUGA: Ditpolairud Polda Kepri Gelar Donor Darah, Terbanyak Sepanjang 2021
“Moto kami harus peduli terhadap sesama, kami ingin perayaan HUT Ikamba Batam ini kami isi dengan kegiatan sosial. Nantinya perayaan puncaknya akan kami gelar pada 19 Desember mendatang di sekretariat Ikamba Batam di Batuaji. Nanti kami juga akan menggelar perayaan tradisi dari Bangka seperti nanggong, perlombaan membuat tumpeng kue tradisional dari Bangka. Nantinya kegiatan ini kami gelar tiap tiga bulan sekali,” terangnya.
Prinsip persaudaraan sangat dijaga oleh Ikamba, lanjut Johar Arif, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.
“Tak ada lagi perbedaan suku dan agama di dalam kehidupan masyarakat Bangka. Kepada warga Bangka yang ada di Batam, mari kita terus memberikan kontribusi kebersamaan dalam membangun Batam melalui kehidupan sehari-hari, hidup rukun damai, berdampingan dengan masyarakat lain. Untuk di Batam sendiri masyarakat Ikamba jumlahnya ada sekitar 7 ribu lebih,” terangnya mengakhiri. (*)
Reporter: Galih Adi Saputro



