
batampos – Walikota Batam Muhammad Rudi kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh dengan aturan protokol kesehatan yang ada. Penggunaan masker, jaga jarak fisik serta penerapan pola hidup sehat harus terus dipertahankan. Ini disampaikan Rudi saat menyambangi masyarakat di kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Senin (13/12).
“Pandemi Covid-19 masih ada bapak ibu. Belum usai. Saya mohon kita semua jangan lengah. Tetap ikuti anjuran protokol kesehatan karena itulah upaya yang efektif melawan wabah ini,” ujar Rudi.
Disebutkan Rudi, berdasarkan hasil uji coba dari beberapa masyarakat di Kota Batam, umumnya sudah terpapar Covid-19. Dari sepuluh warga yang dipilih secara acak, tujuh sampai delapan orang sudah terkontaminasi dengan virus yang menggemparkan dunia ini. Ada yang langsung bereaksi dan ada yang belum karena daya tahan tubuh bagus. Ini hendaknya jadi perhatian semua pihak agar jangan pernah lalai dengan aturan protokol kesehatan yang ada.
“Virus ini sudah ada dalam tubuh kita. Kita sudah cek. Dari 10 orang, tujuh sampai delapan orang sudah kena. Artinya sudah banyak yang kena. Kita berharap kita yang kuat dan virus ini yang lemah. Yang belum vaksin segera vaksin. Tetap ikuti protokol kesehatan yang ada,” ujarnya.
Pemerintah kota Batam ujarnya, hingga saat ini masih konsisten dengan penanganan pandemi Covid-19 ini. Program vaksinasi, penanganan pasien Covid-19 termasuk rombongan PMI hingga pengawasan penerapan protokol kesehatan tetap jadi prioritas. Batam yang sudah memasuki zona aman harus tetap dipertahankan agar wabah ini benar-benar hilang.
“Sudah cukuplah kita menderita karena wabah ini. Berbagai rencana pembangunan dan program percepatan ekonomi jadi terhambat. Hampir dua tahun bapak ibu. Kita sudah berhasil melewati fase kritis saat Covid-19 gelombang kedua beberapa waktu lalu dan kita bisa melewati semua ini asalkan semua taat dengan protokol kesehatan yang ada. Mari kita saling bahu membahu melawan wabah ini,” imbau Rudi. (*)
Reporter: : EUSEBIUS SARA



