Sabtu, 4 April 2026

Staycation Hotel di Batam Sangat Diminati

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Hotel Golden View Batam. F Ist

batampos – Program staycation yang diterapkan hotel-hotel di Batam, membawa dampak cukup positif. Hotal dan resort tingkat okupansi atau hunian meningkat drastis.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur mengatakan, program ini banyak dimanfaatkan masyarakat khususnya tenaga kesehatan (nakes) untuk berlibur di penghujung tahun.

Staycation ini merupakan program yang wajib kita lakukan, daripada keluar kota, lebih baik masyarakat Batam berlibur di hotel di sini saja,” kata Mansur, Senin (27/12).

Program staycation memang memberikan harga khusus di akhir tahun. Program ini berjalan cukup baik dan didukung penuh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Baru-baru ini juga lewat staycation, para nakes (tenagakesehatan, red) juga banyak yang didukung pemerintah tinggal berlibur di hotel dan resort. Itu sebagai reward kepada mereka yang telah bekerja keras selama pandemi. Tapi sekarang sudah habis, hanya sampai Natal saja,” ungkapnya.

Pilihan berlibur di hotel-hotel Batam menjadi andalan saat virus corona varian omicron mengintai pintu-pintu masuk destinasi wisata Indonesia.

“Kondisi sekarang belum stabil dengan adanya varian baru. Tapi syukurnya, vaksinasi di Batam sudah berjalan cukup baik. Untuk saat ini, lebih baik di Batam saja dulu,” tuturnya.

Lebih lanjut Mansur mengatakan, menyambut Tahun Baru, hotel di Batam hanya menggelar acara gala dinner dengan peserta terbatas. Tidak ada pesta kembang api yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, event tetap bisa digelar meskipun dengan penerapan protkes yang ketat. Hasilnya, tahun lalu tidak ada kasus, karena sektor wisata ini sangat patuh.

“Kalau untuk event besar yang tingkat kota memang tidak ada. Tapi kalau hotel ada tahun lalu. Untuk saat ini informasi belum ada yang kami terima baik dari hotel, atau resort dan lainnya,” terang Ardi.

Mantan Kabag Humas ini mengaku akan mendukung program pemulihan sektor wisata. Untuk itu, perlu penerapan Protkes yang ketat. Selain soal event, promo yang digelar di hotel cukup menarik bagi wisatawan lokal saat ini.

“Kalau dua tahun lalu full oleh wisman, sekarang ini kita sangat bergantung dari wisnus dan lokal. Semoga akhir tahun ini sektor wisata bisa cerah, meskipun dengan pengetatan,” tutupnya. (*)

Reporter : Rifki Setiawan

UPDATE