Rabu, 1 April 2026

Kejar Ramadhan, Pembangunan Tahap Akhir Masjid Tanjak Terus Digesa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Masjid tanjak yang berlokasi di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Masjid ini rencananya akan diresmikan pada April 2022 mendatang. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa pembangunan Masjid Tanjak di Bandara Hang Nadim. Sebab, masjid yang akan menjadi salah satu ikon di Kota Batam itu, ditargetkan rampung sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan.

“Kita berharap, insya allah sebenarnya selesainya itu setelah lebaran. Tapi kita lagi berusaha, insya allah Bulan Ramadhan sudah bisa difungsikan,” kata Kasubdit Pembangunan Kepelabuhanan dan Bandara BP Batam, Boy Zasmita, Selasa (8/2).

Ia melanjutkan, progres pembangunan Masjid Tanjak itu sudah hampir ke tahapan akhir. Sebab, pekerjaan struktur bangunan sudah bisa dikatakan rampung. Namun yang belum selesai saat ini adalah arsitekturalnya.

“Jadi itu masukin air dan listrik. Yang penting kalau mau kita gunakan, dua hal itu yang utama. Apalagi salat Taraweh itu malam,” katanya.

Ia menambahkan, BP Batam akan terus menggesa pekerjaan yang belum rampung agar lebih cepat dari target yang direncanakan. Sehingga, harapannya di Bulan Suci Ramadhan, Masjid Tanjak sudah bisa digunakan.

“Pengerjaan terus kita kebut. Semoga juga hujan tidak terus-terusan,” imbuhnya.

Dalam berita sebelumnya, Masjid Tanjak ini dibangun di atas lahan seluas 15.797 meter persegi, lantai 1 luas bangunan 2.094 meter persegi, lantai 2 (mezzanine) luas bangunan 468 meter persegi.

Sementara tinggi bangunan masjid mencapai 39,5 meter, tinggi menara masjid 45 meter, kapasitas jamaah pria pada lantai 1 dapat menampung sebanyak 900 jamaah, dan kapasitas jamaah wanita pada lantai 2 dapat menampung sebanyak 350 jamaah.

Struktur pondasi tiang pancang beton, dan tipe struktur bangunan kombinasi struktur beton bertulang dan baja, material arsitektur tanjak aluminium composite panel (ACP).

Biaya pembangunan masjid mencapai Rp 39.937.665.520,- dengan sumber pembiayaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kontraktornya yakni PT Nenci Citra Pratama. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

UPDATE