Jumat, 9 Januari 2026

Pemko Batam akan Kembangkan Potensi Wisata Sisir Pulau

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Perahu pompong tengah bersandar di Pelabuhan Kuning Belakang Padang. Foto: Rifki Setiawan Lubis/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berencana mengembangkan destinasi sisir pulau di Kecamatan Belakang Padang. Wisatawan akan diajak berkeliling menikmati pemandangan di pulau-pulau yang ada di pulau penyangga tersebut.

Untuk tahap awal sejak tahun lalu Pemko sudah membenahi infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan. Tahun ini infrastruktur masih dilanjutkan, agar bisa layak ketika ada wisatawan yang masuk ke Belakangpadang.

“Kuliner di pulau tidak usah diragukan lagi. Masakan orang pulau ini jauh lebih enak dari restauran ya. Mungkin karena resep turun temurun yang mereka gunakan. Tapi tetap saya ingin benahi juga agar tidak ada keraguan di mata wisman. Tradisional food ini yang harus dipertahankan, dan dipromosikan lagi,” bebernya, Kamis (10/2).

Rudi mengungkapkan pembangunan tidak saja di mainland, namun juga hinterland. Termasuk potensi pariwisata yang bisa dibuka. Wisata ini tidak pernah mati, malah ada terus penikmatnya. Untuk itu, disiapkan dulu infrastrukturnya.

Untuk transportasi wisata sisir atau mengelilingi pulau ini, pihaknya menyiapkan dia alat transportasi laut berupa dua unit alat kapal khusus untuk mengangkut penumpang dalam berwisata mengelilingi pulau ini.

“Kalau sekarang yang ada cuma boat pancung ya, nanti khusus untuk wisata ini ada dua unit tongkang ya namanya yang bisa dinaiki penumpang,” imbuhnya.

Menurutnya, sudah terbayang wisata yang akan memiliki potensi ini. Pariwisata di Hinterland jangan sampai hanya begini saja, jika ada peluang harus dimanfaatkan.

Muatan tongkang ini bisa mengangkut 200 orang. Dilengkapi dengan kafe dan fasilitas lainnya. Transportasi tongkang ini bisa keliling pulau.

“Wisata keliling pulau ini akan saya hidupkan. Jadi bukan hanya transportasi dari Belakang Padang ke Sekupang atau sebaliknya. Tapi bisa keliling pulau di Kecamatan Belakang Padang,” katanya.

Rudi berharap wisata keliling pulau ini bisa diminati nantinya oleh wisman mancanegara. Khususnya wisman asal Singapura dan Malaysia. Sehingga saya bisa bantu ekonomi masyarakat di hinterland.

Wisata keliling pulau ini akan dikelola oleh pemerintah dan swasta. Serta menggandeng seluruh lapisan masyarakat. Mereka yang membawa boat pancung saat ini, itu yang menjadi prioritas.

“Nanti untuk yang bawa kapalnya bisa diambil dari persatuan pengemudi pancung ini. Nanti akan ada pelatihan dan teknis rencana wisata ini bagi petugasnya, tujuannya jika bawa wisman mereka tidak kesulitan,” imbuh Rudi.

Ia menambahkan untuk tahap awal pengadaan tongkang ada 2 unit. Tahun ini sudah dianggarkan. Sementara 2 unit dulu.

“Satu untuk pergi, satu lagi untuk datang sehingga orang tak terlalu lama menunggu di Pelabuhan,” sebut Kepala BP Batam ini. (*)

Reporter : YULITAVIA

Update