Minggu, 18 Januari 2026

Say Cheese, It’s Paper Shoot Camera!

spot_img

Berita Terkait

spot_img
PREVIEW.PH

batampos – KAMERA analog kembali ngehit, baik di kalangan fotografer maupun pemula yang penasaran sama kamera jadul tersebut. Apalagi, kaum muda-mudi yang ingin menghasilkan foto dengan nuansa retro. Hmm, tahu nggak kalau di 2012, George Lin mengembangkan sebuah model kamera unik dari kertas yang sekarang lagi naik daun nih. Yaps, hasil fotonya mirip dengan kamera analog, but is actually digital!

INEZ VALENCIA FOR ZETIZEN
INEZ VALENCIA FOR ZETIZEN

 

 

 

 

 

 

Sesuai dengan namanya, kamera ini sangat ringan dan tipis. Praktis! Kamu bisa memasukkannya ke tas atau bahkan saku baju dan membawanya ke mana-mana. Tebalnya sekitar 0,5 inci dan panjangnya lebih dari 4 inci. Paper shoot camera didesain ramah lingkungan dengan komponen plastik lebih sedikit daripada kamera digital pada umumnya. Kamera ini juga nggak memiliki layar seperti kamera analog, lho.

Paper shoot camera hadir dengan beberapa bagian terpisah, yakni papan sirkuit tipis yang memiliki rongga untuk dua baterai AAA dan wadah kaku dari bubuk batu yang telah ditekan menjadi selembar kertas. Di dalamnya juga dilengkapi tempat untuk kartu SD dan port USB yang memberikan kemudahan saat mengunggah foto atau sekadar mengisi daya kamera. Spesifikasi intinya berupa sensor CMOS 13 megapiksel dengan lensa f/2 yang setara dengan lensa 22 mm pada kamera 35mm/bingkai penuh.

Paper shoot camera hadir dengan beberapa bagian terpisah, yakni papan sirkuit tipis yang memiliki rongga untuk dua baterai AAA dan wadah kaku dari bubuk batu yang telah ditekan menjadi selembar kertas. Di dalamnya juga dilengkapi tempat untuk kartu SD dan port USB yang memberikan kemudahan saat mengunggah foto atau sekadar mengisi daya kamera. Spesifikasi intinya berupa sensor CMOS 13 megapiksel dengan lensa f/2 yang setara dengan lensa 22 mm pada kamera 35mm/bingkai penuh.

Hanya ada dua tombol yang bisa ditekan. Tombol bagian depan kamera untuk mengambil foto, sedangkan bagian belakang untuk mengatur filter. Ada empat pilihan filter, yakni warna biasa, hitam putih, nada sepia, dan nada biru. Empat filter itu bakal menangkap memori dengan cantik tanpa high definition yang ekstrem. Oh iya, karena nggak ada flashlight, kamu membutuhkan cahaya alami saat berfoto di dalam ruangan. Jika kehabisan baterai, kamera akan mengeluarkan suara mendengung setiap kali tombol rana ditekan.

’’So simple! Kamera ini lebih eco-friendly dengan look disposable. Very lightweight and easy to use. Kekurangannya kadang suka miss pas foto. Terus kotak bolongan buat membidik objek nggak terlalu akurat. Meski hasil fotonya nggak sebagus kayak kamera handphone, kesannya lebih dreamy dan compact compare sama disposable-nya jauh lebih irit,’’ jelas Inez. Gimana para pencinta kamera analog, tertarik mencoba? (arm/c12/lai)

Eco-friendly
Mudah dibawa
Hasil foto dreamy dan estetis
Foto lebih cepat didapat dan nggak ribet cetak roll film
Jika casing luar rusak, bagian dalam kamera tetap aman
Bisa ganti-ganti casing kamera dengan desain beragam

Butuh beberapa detik untuk mengambil foto setelah menekan tombol rana
Fitur video hanya berfungsi saat kamera terhubung ke sumber daya
Kurang akurat dalam membidik objek foto
Nggak ada flashlight
Keseimbangan warna kurang akurat (arm/c12/lai)

 

“Berburu Kamera Analog”

Reporter : Siti Nuranisah
Editor : Agnes Dhamayanti

Buat kalian yang suka memotret pasti tidak asing dengan kamera analog yang saat ini sedang naik daun. Tak heran jika banyak orang yang kembali berburu kamera analog ini. Jika ingin membeli, pasti kita harus memperhatikan spesifikasi kamera tersebut. Nah disini teman Zets akan berbagi rekomendasi kamera analog, buat yang penasaran yuk simak! (*)

F. Dok Pribadi

Anisa Putri Agustin
SMKN 4 BATAM
@anisaputriiiii234

Rekomendasi yang bisa kamu coba adalah Canon AE-1. Canon AE-1 merupakan kamera SLR yang dilengkapi Automatic Exposure atau pencahayaan otomatis dengan pengendaliannya secara elektronik. Kamera ini dilengkapi shutter speed mencapai 1/1000 detik. Kamera ini bisa menjadi pilihan kamu untuk dibawa ke mana-mana. Kekurangan dari kamera ini adalah kamera yang sudah tidak diproduksi lagi sehingga kamu hanya bisa mendapatkannya dalam kondisi bekas. (*)

F. Dok Pribadi

Nia Agustina
SMKN 4 BATAM
@agstnania

Kamera analog satu ini adalah kamera Canon Canonet QL17. Tergolong kamera yang cukup sulit untuk perawatannya, karena dibuat pada tahun 1960-an. Jadi memang harus benar-benar diperhatikan. Untuk kamu yang baru terjun ke ranah kamera analog, kamera Canonet QL17 ini tergolong wajib kamu miliki. Banyak fotografer yang memilih kamera ini karena memiliki ketajaman hasil jepretan yang pas. (*)

Update