
batampos – Pemerintah Kota Batam memperbolehkan pelaku usaha kuliner untuk membuat bazar Ramadan selama bulan puasa mendatang. Bazar Ramadan merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan untuk bazar Ramadan rencananya akan digelar di Dataran Dang Anom. Kegiatan ini nantinya akan melibatkan pelaku usaha kuliner yang ada di Batam.
“Kita buat sama seperti tahun lalu. Tetap dengan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat pastinya. Persiapan lagi dimatangkan, karena masih ada beberapa Minggu lagi jelang Ramadan,” kata dia, Rabu (9/3).
Ardi mengungkapkan pelaksanaan bazar Ramadan juga bisa digelar ditempat lainnya seperti pusat perbelanjaan. Menurutnya, antusias masyarakat untuk menghadiri bazar juga pasti ramai.
“Berburu takjil merupakan salah satu yang tidak boleh ketinggalan selama Ramadan. Jadi nanti akan digelar dengan Protkes yang ketat,” imbuhnya.
Mantan Kabag Humas Pemko Batam ini berharap kehadiran bazar ini bisa meramaikan kemeriahan bulan puasa. Pelaku usaha bisa memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan penghasilan mereka.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan untuk bazar diperbolehkan digelar. Ia berharap ekonomi masyarakat bisa terus membaik dengan adanya berbagai event atau kegiatan. Termasuk bazar Ramadan ini.
Beberapa lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk menggelar kegiatan bazar Ramadan seperti di Dataran Dang Anom, taman Engku Hamidah. Area terbuka hijau ini biasanya sering menjadi tempat bazar, dan mudah dijangkau masyarakat.
“Nanti ada tim yang urus soal ini. Intinya kita ingin bulan Ramadan ini bisa berjalan lancar dan aman. Ibadah aman, dan kegiatan juga terus berjalan,” imbuhnya.(*)
Reporter: YULITAVIA



