batampos– Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Kepri dan Rumah Sakit (RS) Elisabeth Batam membuka layanan kesehatan gratis kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahan Negara (Rutan) kelas II A Batam, selama dua hari. Ratusan warga binaan yang memiliki riwayat penyakit diperiksa dan diobati secara gratis.

Ketua KKPPMP Kepri Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus menuturkan, layanan baksos ini dimulai dari Lapas Batam, Senin (18/4). Total ada 139 warga binaan yang dilayani dan keluhan yang paling banyak adalah penyakit kulit sebanyak 71 orang. Sisanya ada keluhan sakit gigi sebanyak 57 orang dan keluhan penyakit umum lain sebanyak 11 orang.
“Ini baksos sosial rutin KKPPMP dan RS Elisabeth di Lapas dan Rutan. Kebetulan banyak warga binaan yang membutuhkan layanan medis gratis kali ini kita lakukan baksos layanan medis ini. Hari ini di Rutan Batam dan target kita 500 orang terlayani. Sama seperti di Lapas, untuk Rutan ini keluhan yang dominan adalah penyakit kulit. Mereka semua akan dilayani oleh petugas medis dari RS Elisabeth gabungan RS Elisabeth Batamkota, Lubukbaja dan Seilekop,” ujar Romo Paschal saat melayani pengobatan gratis kepada warga binaan di Rutan Batam, Selasa (19/4).
BACA JUGA: Pegawai Lapas dan Rutan Donor Darah untuk PMI
Dalam layanan tersebut, tim menyediakan tenaga medis yang cukup lengkap, mulai dari dokter umum, dokter penyakit dalam, dokter kulit dan dokter gigi. “Ada tujuh dokter dan belasan perawat yang melayani kegiatan baksos ini,” kata Romo Paschal.
Karutan Batam Yan Patmos sangat apresiasi dengan baksos tersebut. Dia berharap agar baksos serupa tetap rutin dilakukan kedepannya sebab pelayanan medis serupa sangat dibutuhkan di Rutan Batam. “Kita sangat apresiasi kepada Romo dan pihak RS Elisabeth. Semoga ini menjadi keberkahan buat kita semua. Layanan seperti ini sangat dibutuhkan warga binaan yang ada di dalam sini. Semoga kedepannya tetap berkelanjutan,” ujar Yan. (*)
Reporter: Eusebius Sara



