
batampos – Pembangunan Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di Kawasan Bandara Hang Nadim Batam terus digesa dan diproyeksikan akan diresmikan pada 27 Mei 2022 mendatang.
Hal ini disampaikan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, saat meninjau progres pembangunan Masjid Tanjak, Selasa (10/5/2022).
“Sesuai dengan adendum yang telah disepakati, insyaallah pembangunan masjid ini akan rampung tak lama lagi. Tentu peninjauan ini perlu
dilakukan dalam rangka persiapan,” kata Rudi saat meninjau Masjid Tanjak.
Rudi mengatakan, pihaknya sengaja ingin meninjau langsung guna melihat kesiapan dari proses pembangunan Masjid Tanjak yang berada di Kawasan Bandara Hang Nadim Batam.
Masjid berbentuk tanjak tersebut dirancang mampu menampung sebanyak 1.250 orang jemaah. Dengan antusias, peninjauan masjid dilakukannya secara detail: mulai dari interior, eksterior, sound system dan ornamen masjid serta penerangan di area masjid.
Rudi juga meminta kepada pihak pelaksana agar membenahi bagian-bagian bangunan masjid yang belum rampung dan mengoptimalkan
ruang kosong sehingga menjadi bermanfaat.
Ia berharap pembangunan masjid selesai tepat waktu. Sehingga masyarakat Batam dapat segera memanfaatkan masjid untuk beribadah dan
memakmurkan masjid untuk kegiatan keagamaan lainnya.
“Ada beberapa yang perlu untuk dibenahi dan dilengkapi, di antaranya; masih terdapat lahan yang kosong dan tanah merah di sekitar pembangunan masjid, kolam air yang belum berfungsi, tempat parkir dan tempat duduk serta kamar mandi yang masih perlu disiapkan dengan
baik,” tuturnya.
Pembangunan Masjid Tanjak telah dilakukan sejak 23 Desember 2020. Dibangun di atas lahan 15.100 m2 dan total luas bangunan 4.983 m2
dengan lantai bawah seluas 1.963 m2 serta lantai mezzanine seluas 460 m2.
Konsep dari bangunan Masjid Tanjak terinspirasi dari bentuk tanjak, karena tanjak memiliki lambang kewibawaan dan identitas di kalangan masyarakat Melayu.
Adapun fasilitas penunjang yang dapat dinikmati wisatawan yakni kolam air mancur, area parkir umum, area parkir VVIP dan taman (kegiatan luar ruang).
Proyek pembangunan ini dengan nilai kontrak hampir Rp 40 miliar, dalam pelaksanaannya memakan waktu selama 16 bulan. Pembangunan Masjid Tanjak ini, turut mendukung rencana pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Dimana, dalam waktu dekat akan dibangun terminal II penumpang.
“Masjid Tanjak ini akan menjadi ikon baru di Kota Batam yang diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan,” harap Rudi.
Pembangunan Masjid Tanjak merupakan salah satu dari berbagai proyek strategis yang terus dilakukan BP Batam untuk menggerakkan ekonomi dan sektor pariwisata di Batam.(*)
Reporter: Eggi Idriansyah



