
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), menggelar Bike Fest 2022, dan melibatkan 60 komunitas pecinta dari berbagai jenis sepeda.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata menyebutkan perhelatan Bike Fest yang pertama kalinya ini, menjadi simbol bahwa Batam saat ini layak dinobatkan sebagai kota ramah pesepeda.
Tidak itu saja, dengan adanya perhelatan ini membuktikan kondisi Batam sudah sangat siap menggelar event apapun. Tujuannya adalah menarik wisatawan nusantara untuk saat ini dan wisatawan mancanegara ke depannya.
Ajang ini bisa menjadi wadah bagi warga Batam yang merupakan pecinta sepeda. Mengenai konsep tersebut, Ardi menjelaskan ada kompetisi Urban, yang merupakan perlombaan yang diikuti oleh pecinta sepeda gunung MTB.
Konsep Urban ini, penyelenggara akan mengubah Dataran Engku Putri, Batam Center sebagai lokasi dengan berbagai rintangan, sebagai tantangan dalam kompetisi bagi para peserta.
Peserta yang mendaftar untuk kategori ini sudah mencapai 60 orang. Kategori ini, khusus para pecinta sepeda ekstrem. Rintangan yang dibuat juga cukup sulit, dan menantang. Pemenang yang bisa menaklukan rintangan dengan waktu tercepat akan menjadi pemenang di kategori ini.
Selain kategori Urban, salah satu kategori yang tidak pernah diperlombakan sebelumnya adalah freestyle BMX. Kategori ini juga akan diselenggarakan dengan berbagai tantangan “tricky” yang harus dihadapi oleh para peserta.
Kategori ini, peserta diwajibkan untuk menampilkan trik yang berpotensi memiliki angka tertinggi. Peforma peserta selama atraksi menjadi penilaian bagi penentuan pemenang nantinya. Sebab juri yang akan menilai adalah mereka yang memiliki kompetensi dan mengerti mengenai BMX.
“Karena nanti juri adalah merek yang berkompeten di komunitas BMX,” sebutnya.
Kedua kategori Urban dan BMX, akan diselenggatakan, Sabtu (21/5). Acara dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Bagi warga yang ingin datang dan melihat aksi free style sepeda ini silakan datang ke Dataran Engku Putri.
“Jadi ini juga menjadi salah satu tujuan bagi anak muda Batam, yang mungkin bigung menghabiskan waktu malam minggunya nanti,” ungkap Ardi.
Festival ini sendiri direncanakan akan terselenggara selama dua hari. Festival ini sebagai pembuktian bahwa kota Batam pantas untuk predikat tersebut. Dengan di dukung dengan berbagai fasilitas yang sudah ada.
“dan tidak banyak kota di Indonesia yang seperti ini,” tambah dia saat konferensi pers di kantornya.
Selain fasilitas, salah satu alasan lain penyelenggaraan kegiatan ini, dikarenakan minat dari komunitas sepeda yang semakin meningkat.
Untuk itu, pada Bike Fest 2022 pihaknya mengaku menyelenggarakan festival dengan konsep yang berbeda.
“Kalau biasa konsep kegiatan bagi pesepeda hanya fun bike. Tapi dalam Bike Fest 2022 ini, kita selenggarakan dengan tiga konsep yang berbeda dan belum pernah dibuat di Batam sebelumnya,” lanjutnya.
Perhelatan Fest Bike 2022 ini, kemudian ditutup pada, Minggu (22/5). Penyelenggaran Fun Bike dibagi untuk dua kategori yakni kategori 4 kilometer bagi amatir, dan kategori 17 kilometer bagi profesional.
“Untuk fun bike akan diikuti oleh seluruh komunitas sepeda mulai dari pecinta MTB, Road Bike, Fixie, hingga BMX,” tutupnya. (*)
REPORTER : YULITAVIA

