Sabtu, 7 Februari 2026

Segini Harga Tiket Batam-Singapura Sekarang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center. Harga tiket Batam-Singapura hingga Selasa (24/5/2022) masih berkisar Rp400-500 ribu untuk sekali jalan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga tiket Batam-Singapura hingga Selasa (24/5/2022) masih berkisar Rp400-500 ribu untuk sekali jalan dan untuk jalur masuk ke Singapura juga masih satu tujuan yakni Tanah Merah.

Dari pantauan Batam Pos, arus penumpang di pelabuhan Feri Internasional Batamcenter masih terlihat normal, meski ada kepadatan sesaat di kedatangan.

Untuk jumlah penumpang setiap harinya, baik yang datang dan pergi masih berkisar 1300 orang.


Untuk harga tiket Batam-Singapura di tiga konter di Pelabuhan Internasional Batam Center ditawarkan berbeda-beda kepada calon penumpang.

Tiket Batamfast dan Majestic misalnya, menawarkan harga Rp 500 ribu untuk sekali berangkat dan Rp 800 ribu untuk pulang pergi. Harga tiket itu sudah termasuk biaya asuransi dan seapotax pelabuhan.

Sedangkan konter Kapal Feri Sindo menjual tiket lebih murah. Yakni Rp 400 ribu untuk sekali berangkat dan Rp 800 ribu pulang pergi.

“Untuk jadwal keberangkatan kapal ada 6 kali, mulai pukul 08.00 WIB dan yang terakhir pukul 15.10 WIB. Harga tiket semuanya sama Rp 400 ribu sekali berangkat,” ujar salah satu operator tiket kapal Feri Sindo

Menurut dia, ke Singapura hanya untuk satu tujuan yakni Tanah Merah.

“HarbourFront masih tutup, cuma ke Tanah Merah untuk semuanya,” imbuhnya lagi.

Kabag Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Lilik, mengatakan, arus penumpang masih sama seperti dua pekan terakhir. Begitu pun dengan jumlah kapal berangkat masih berkisar 13-14 trip perhari.

“Untuk trip kapal masih 13-14 trip, begitu juga untuk penumpang masih berkisar 1300 per hari, kalau weekend biasanya lebih padat,” ujar Lilik.

Masih minimnya penumpang yang berangkat, diduga karena kawasan tujuan ke Singapura masih satu jalur yakni Tanah Merah. Padahal banyak penumpang lebih memilih tujuan ke HarbourFront karena jalur lebih dekat.

“Kalau HarbourFront dibuka, saya yakin penumpang bisa meningkat lagi, ” terangnya.

Disinggung harga tiket yang masih tinggi, menurut Lilik itu merupakan kewenangan dari operator kapal. Harga tiket kapal diduga disesuaikan dengan biaya operasional kapal.

Renasti, warga Tiban yang ditemui di Pelabuhan berharap harga tiket ke Singapura bisa kembali normal seperti sebelum pandemi. Dimana harga tiket pulang pergi dijual kurang lebih Rp 300 ribu.

“Nah sekarang Rp 500 ribu sekali jalan, itu mahal banget,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta

Update