
batampos – Akhir-akhir ini cuaca di Batam terasa gerah dan panas. Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mencatat suhu terendah di Batam 24 derajat celcius, sedangkan suhu tertinggi mencapai 33 derajat celcius.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman mengatakan suhu panas ini ditambah lagi, dengan faktor tutupan awan yang sedikit. “Sehingga matahari itu menembus langsung ke permungkaan bumi, tanpa ada awan yang menjadi penghalangnya,” kata Suratman, Jumat (27/5).
Selain itu, suhu panas dan terasa gerah ditambah dengan penguapan yang tinggi. Sehingga, masyarakat akan merasa gerah.
Suratman mengatakan suhu di Batam saat ini masih terbilang normal. Sebab cuaca panas ini tidak terus menerus, ada diselingi oleh hujan. “Normalnya begitu. Namun, nanti di Juni hujannya lebih sedikit dibandingkan Mei. Penyebabnya ada faktor awan, angin dan pergerakan matahari,” tuturnya.
Suratman mengimbau masyarakat agar sering-sering mengkonsumsi air putih. Sebab dengan suhu saat ini, tubuh butuh pasokan air putih yang sangat banyak agar menghindari dehidrasi.
Untuk Sabtu (28/5), suhu di Batam diprediksi dari 24 hingga 33 Derajat Celcius dengan kecepatan angin mulai dari 5 sampai 20 kilometer per jam. Kelembaban udara 660 hingga 95 persen.
“Cuaca esok hari diperkirakan cerah berawan. Hal ini disebabkan dengan nilai kelembaban udara di sebagian wilayah Kepulauan Riau yang relatif rendah, sehingga membuat potensi pertumbuhan awan-awan hujan menjadi kurang signifikan,” ujar Suratman.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, agar waspada dengan gelombang laut yang ketinggiannya 1,5 meter untuk perairan timur laut Bintan, Natuna dan Anambas. (*)
Reporter : FISKA JUANDA



