Minggu, 18 Januari 2026

Harga Tiket Jakarta-Singapura Tinggi, Batam Jadi Tempat Transit

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana di Pelabuhan Batam Center . foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Tingginya harga tiket Jakarta-Singapura dan sebaliknya menjadi peluang bagi Batam untuk menarik wisatawan Nusantara ke Batam. Wisnus bisa menjadikan Batam sebagai tempat transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan untuk angka kunjungan wisnus memang belum bisa terdeteksi. Hal ini berbeda dengan wisman yang masuk melalui imigrasi dan tercatat.

“Memang ini adalah peluang. Jadi tour guide dan penyedia jasa perjalanan di Batam juga menangkap hal ini, dan diharapkan bisa berdampak terhadap geliat pariwisata di Batam,” kata dia,” Minggu (5/6).

Ardi menyebutkan beberapa hari ini angka kunjungan wisman sudah mengalami peningkatan. Terbukti dalam pekan ini saja, pihaknya sudah beberapa kali menyambut kedatangan wisman dengan jumlah yang mencapai ratusan wisman.

“Sembari menunggu normal angka kunjungan wisman, peluang untuk menarik wisnus ke Batam juga tengah dilakukan. Harapannya angka kunjungan ke sini naik,” sebutnya.

Ia menyebutkan daya tarik Batam tahun ini terus membaik. Selain mencoba menjadi tuan rumah bagi berbagai acara, penyelenggaran event yang mendatangkan wisnus ke Batam. Upaya lain yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan kondisi saat ini.

“Batam bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin ke Singapura. Jadi dari Jakarta ke Batam, setelah itu mereka pakai kapal menuju Singapura. Tentu diharapkan mereka bisa menghabiskan waktu juga di Batam. Sehingga tingkat hunian hotel juga terdampak,” ungkapnya.

Disinggung harga tiket Batam tujuan Singapura yang masih belum normal, Ardi menjelaskan dengan mulai naiknya angka kunjungan, diharapkan harga tiket bisa kembali seperti dulu. Perlahan dan bertahap bulan ini jumlah wisman yang datang cukup baik.

“Angka pastinya saya belum bisa pastikan, namun secara laporan pengelola pelabuhan dan tour guide sudah mulai nampak,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Update