
batampos – Masjid Tanwirun Naja atau yang lebih dikenal Masjid Tanjak menggelar Salat Jumat perdana, Jumat (17/6/2022) lalu. Masjid yang akan menjadi salah satu ikon di Kota Batam ini rencananya akan diresmikan pada akhir Juni mendatang.
“Belum (diresmikan). Baru salat perdana kemarin. Rencananya (peresmian) tanggal 24 nanti oleh Kemenko Ekonomi,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait.
Sebelum menggelar salat Jumat perdana, satu hari sebelumnya, Kamis (16/6/2022) Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menyempatkan diri meninjau kesiapan Masjid Tanjak.
Rudi meninjau seluruh bangunan mulai dari interior, eksterior, ornamen masjid, area parkir hingga penerangan masjid.
Menjelang peresmian, Rudi meminta kepada pihak pelaksana agar segera membenahi bagian-bagian bangunan yang masih optimal. Sehingga menjadi bermanfaat.
“Pembangunan Masjid Tanjak merupakan salah satu dari berbagai proyek strategis yang terus dilakukan BP Batam untuk menggerakkan ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Batam,” ujarnya.
Setelah itu, kemudian dilaksanakan salat Jumat perdana yang dipimpin imam besar Masjid Tanjak ustad Fahmi Ulum dengan Muadzin Rahman Saputra dan M. Irpan Haqiqi. Sementara khatib dipimpin oleh Ketua MUI Kota Batam K.H Luqman Rifai.
Salat Jumat perdana itu diikuti juga oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto, Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam, pejabat eselon 2 BP Batam serta pegawai BP Batam.
“Insya allah, kedepannya tidak hanya salat Jumat perdana ini saja yang ramai. Tapi insya allah masjid ini juga selalu ramai di salat fardu,” ujar Ketua BKDI BP Batam Asep Lili Holilullah.
Pembangunan Masjid Tanjak telah dilakukan sejak 23 Desember 2020, di atas lahan 15.100 m2 dan total luas bangunan 4.983 m2 dengan lantai bawah seluas 1.963 m2 serta lantai mezzanine seluas 460 m2. Masjid Tanjak ini mampu menampung 1.250 jemaah.
Konsep dari bangunan Masjid Tanjak terinspirasi dari bentuk Tanjak, karena Tanjak memiliki lambang kewibawaan dan identitas dikalangan masyarakat Melayu.
Kehadiran Masjid Tanjak ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ibadah bagi warga sekitar dan diharapkan menjadi ikon baru destinasi wisata religi di Kota Batam.(*)
Reporter: Eggi Idriansyah



