
batampos – BMKG memperkirakam hujan deras akan mengguyur Batam dalam tiga hari ke depan. Peningkatan intensitas hujan ini, disebabkan labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat mendukung proses pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau.
“Secara umum, kondisi cuaca esok hari di wilayah Kepulauan Riau diprakirakan berawan dan terdapat potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada siang dan dini hari,” kata Kepala Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman, Senin (1/8).
Ia mengatakan masyadakat perlu mewaspadai potensi genangan air hingga banjir, yang dapat terjadi pasca hujan di wilayah Kepulauan Riau. Peringatan ini dikeluarkan, disebabkan intensitas hujan mulai dari sedang hingga lebat secara terus-menerus di Kepulauan Riau.
“Kami perkirakan akan berlangsung hingga 3 hari kedepan, selanjutnya akan diupdate lagi,” tuturnya.
Suratman mengatakan Kepri atau Batam khususnya merupakan daerah yang tidak masuk dalam zona apapun. Sehingga, hujan bisa turun sepanjang tahun. Namun intensitasnya saja berbeda setiap bulannya.
BMKG telah mencatat cuaca di Batam dalam 30 tahun ini. Periode Agustus ini, memang ada potensi hujan. Tapi, tidak se-intens di September hingga Desember.
“Batam maupun Kepri, termasuk pulau kecil cuacanya dipengaruhi kondisi sekitarnya,” ujar Suratman.
Ia mencontohkan jika ada siklon disekitar Batam, akan memberikan dampak signifikan terhadap perubahan cuaca. Misalnya, terjadi pergerakan siklon dari Philipina ke Taiwan.
“Pergerakan ini berdampak ke cuaca Batam. Biasanya cenderung hujannya minim, bisa berubah menjadi hujan deras,” ujarnya.
Selain itu, perubahan cuaca di Batam disebabkan shirline atau belokan angin. Shirline ini biasanya terjadi di Selat Malaka atau di utara Natuna.
“Shirline ini membuat potensi tumbuhnya awan-awan hujan,” tutur Suratman. (*)
Reporter : FISKA JUANDA



