
batampos – Masyarakat yang mencari pekerjaan terus meningkat di Kota Batam. Hal ini ditandai dengan pengurusan dokumen untuk lamaran kerja masih membludak di setiap instansi yang melayaninya.
Permohonan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di polsek misalkan diatas 100 an berkas per hari. Polsek Sagulung dan Batuaji menyebutkan permintaan ini meningkat signifikan dibandingkan dengan masa pandemi Covid-19 mewabah selama dua tahun terakhir.
“Banyak memang karena Covid-19 mulai mereda. Perusahaan juga mulai banyak yang buka lowongan jadi orang pada lengkapi berkas lamarannya,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto.
Senada disampaikan Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra yang tetap memperketat aturan protokol kesehatan bagi semua masyarakat yang mengurus berkas ataupun melapor ke Mapolsek Sagulung.
“Aktifitas yang paling banyak tetap di layanan SKCK. Ramai memang belakangan ini. Seratusan berkas per hari yang kita keluarkan. Orang mau lamar kerja kembali (setelah pandemi Covid-19 mereda),” ujar Nyoman.
Meningkatkan pencarian kerja ini juga bisa dilihat di kawasan industri. Ribuan warga terus berdatangan ke kawasan industri demi mendapatkan pekerjaan. Berkas lamaran yang diterima pihak perusahan juga tak sedikit jumlahnya. Pelamar umumnya jauh melebihi kuota tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan.
Kawasan industri ataupun perusahaan di Batuaji, Sagulung dan Seibeduk misalkan selalu membludak dengan pencaker jika ada perusahaan yang membuka lowongan kerja. Kawasan Industri Latrade di Tanjunguncang belum lama ini berjubel ratusan pencaker. Meskipun tak diizinkan masuk ke dalam kawasan, mereka tetap menitipkan lamaran mereka di pos sekuriti.
“Iya ada lowongan di PT Champions di dalam makanya ramai yang menitipkan lamaran. Sudah seminggu ini mereka (pencaker) tak henti-hentinya datang,” kata Budi, petugas keamanan kawasan Industri Latrade.
Begitu juga dengan kawasan industri Batamindo, pencaker juga berjubel setiap harinya. Informasi lowongan kerja beberapa perusahaan eletronik selama sepekan terakhir jadi fokus perhatian pencaker ke kawasan industri Batamindo. Aula spot hall yang selama ini dijadikan sebagai papan pengumuman lowongan kerja juga dibanjiri pencaker setiap harinya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Batam Rudi Sakyakirti menyampaikan hal yang sama. Ada peningkatan pengurusan kartu kuning untuk pencarian kerja sejak masuk liburan lebaran lalu. “Iya ramai, data pastinya belum direkap. Di kantor kecamatan (pengurusan kartu kuning bagi pemegang KTP Batam) juga meningkat,” ujarnya.
Disebutkan Rudi, jumlah pencaker memang belum seimbang dengan lowongan kerja yang ada namun setidaknya tahun 2022 ini mulai lebih baik dari tahun 2020 ataupun 2021 lalu. “Sudah mulai membaik, meskipun tetap belum seimbang. Perusahaan baru yang masuk juga mulai banyak,” ujarnya.
Rudi pun optimis jika situasi ekonomi ataupun industri di Batam dalam beberapa tahun kedepan akan terus membaik. (*)
Reporter : Eusebius Sara



