
batampos – Sejak naiknya harga avtur, serta meningkatkan tarif Passenger Service Charge membuat harga tiket melonjak. Sebelumnya harga tiket Batam ke Padang masih dijual kisaran harga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Begitu juga rute Batam ke Jakarta, harga tiket paling murah dijual kisaran harga Rp 500 ribuan.
Tapi kini, tidak ada lagi harga tiket semurah itu. Saat ini tiket rute Batam ke Padang, paling murah dijual dengan kisaran harga Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta.
Tiket rute Batam ke Jakarta, dijual dikisaran harga Rp 1,1 juta hingga Rp 1,5 juta. Rute Batam ke Medan dari Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu, Batam ke Pekanbaru tiket paling murah dijual mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu dan Batam ke Palembang tiket paling murah dijual kisaran harga Rp 700 ribu hingga Rp 1juta.
Rute Batam ke Surabaya dijual kisaran harga Rp 1,4juta hingga Rp 1,9juta. Jika dibandingkan rute Singapura ke Surabaya, tiket yang dijual di kisaran harga Rp 1,2juta.
Peningkatan harga tiket ini diamini oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.
“Tiket pesawat memang ada kenaikan,” kata dia, Minggu (21/8).
Naiknya harga tiket, kata Ardi tentunya menjadi salah satu penghambat laju pemulihan pariwisata. Sebab, sebelum pandemi kunjungan wisatawan nusantara ke Batam cukup tinggi.
“Transportasi menjadi salah satu indikator penting dalam pariwisata,” ujarnya.
Menurut Ardi, saat ini wisatawan nusantara ke Batam belum pulih sepenuhnya. Apalagi ada faktor penghambat yakni peningkatan harga tiket.
“Hal ini diakui juga oleh pengelola bandara hang nadim. Kami sempat berbincang-bincang mengenai kunjungan melalui jalur domestik beberapa waktu lalu,” tutur Ardi
Meskipun begitu, Ardi mengaku tidak bisa memberikan intervensi atas kenaikan harga tiket. Ia hanya berharap harga tiket bisa kembali turun dan meningkatkan kunjungan wisnus.
“Kami hanya bisa berharap, penurunan harga tiket,” tuturnya.
Meskipun harga tiket domestik naik dan menurunkan juga wisnus yang datang. Ardi agak sedikit bersyukur wisman yang datang ke Batam mulai membaik.
Ia mengatakan sepanjang Mei 2022 sebanyak 899 orang turis yang datang ke Batam, di Juni meningkat menjadi 8 ribu orang dan Juni meningkat menjadi 39ribu.
“Jika dibandingkan tahun 2019 memang sangat jauh, sebab sebulannya rata-rata kunjungan itu 150ribu hingga 200ribu orang. Kami harap baik wisnus maupun wisman bisa meningkat,” ujarnya.
Ia mengaku terus membuat kegiatan-kegiatan yang dapat menarik wisatawan datang ke Batam.(*)
Reporter: Fiska Juanda



