Senin, 9 Februari 2026

Polibatam Kembangkan Sertifikasi Ahli Kepabeanan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sunaryo dan Uuf Brajawidagda ST MT PhD memegang surat kerja sama di Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Rabu (24/8/2022). F Polibatam

Kerja Sama dengan Asosiasi Tenaga Ahli Kepabeanan

batampos – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) dan Asosiasi Tenaga Ahli Kepabeanan (ATAK) menandatangani perjanjian kerja sama mengenai pengembangan Sertifikasi Ahli Kepabeanan di Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Rabu (24/8/2022).

Acara dihadiri Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Dr Beni Bandanadjaya, ST MT; Staf Ahli Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Cecep Sosmantri PhD; Perwakilan ILO Indonesia, Leohansen Simatupang; Director Business Partnerships dan Project Manager International Projects City of Glasgow College (COGC) Carla Gethin dan Ranjith Sankaranayanan; Ketua Umum Asosiasi Tenaga Ahli Kepabenan (ATAK) Sunaryo beserta jajaran; dan Direktur Polibatam, Uuf Brajawidagda ST MT PhD.


Perjanjian ini guna mengembangkan skema sertifikasi, pelatihan, uji kompetensi, dan penerbitan bersama sertifikat Ahli Kepabeanan untuk pencari kerja, mahasiswa program studi (Prodi Logistik Perdagangan Internasional (LPI), karyawan dan umum.

Polibatam khususnya pada prodi LPI bersama ATAK didukung ILO Indonesia dan British Embassy Jakarta melalui Skills for Prosperity Programme telah mengembangkan Skema Sertifikasi Ahli Kepabeanan guna memenuhi tantangan kebutuhan Tenaga Ahli bidang Kepabeanan.

BACA JUGA: Polibatam Terima 2.951 Mahasiswa Baru

Berdasarkan data statistik Februari 2022, ujian nasional Sertifikasi Ahli Kepabeanan diikuti 349 orang, lulus 28 atau hanya 8% dari total peserta. Artinya kebutuhan tenaga terampil bidang kepabeanan sangat tinggi. Ini mendorong prodi LPI berkolaborasi bersama ATAK mengembangkan skema sertifikasi, pelatihan, uji kompetensi, dan penerbitan bersama sertifikat Ahli Kepabeanan untuk pencari kerja, Mahasiswa Prodi Logistik Perdagangan Internasional, karyawan dan umum.

Melalui skema ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan dan akses bagi masyarakat hinterland, pencari kerja, lulusan SMA/ SMK), marginalized group dan masyarakat umum untuk bisa memiliki keahlian bidang kepabeanan dan mengisi kebutuhan tenaga terampil dibidang kepabeanan. Kolaborasi ini adalah salah satu upaya Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung

 

Update