Kamis, 29 Januari 2026

Belum Ada Listrik dari Pemerintah, Warga Pulau Lance (Batam): Kami Butuh Keadilan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Warga Pulau Lance, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah. Pasalnya, saat ini hanya di Pulau Lance yang belum ada pengerjaan pembangunan aliran listrik.

“Cuma di Pulau Lance yang tidak ada pengerjaan (pembangunan aliran listrik). Sedangkan di pulau yang berdekatan dengan kami sudah dikerjakan selama sebulan ini,” ujar Tokoh Pemuda Pulau Lance, Susanto, Kamis (15/9) pagi.

Pulau Lance berada berdekatan dengan Pulau Akar, Bulang, Pulau Panjang Barat, serta Pulau Panjang Timur. Pulau ini ditempati 250 penduduk dengan jumlah rumah 45 unit.

Susanto menjelaskan selama ini warga Pulau Lance menggunakan genset untuk kebutuhan aliran listrik. Setiap rumah dibebankan biaya Rp 12 ribu per malam. “Gensetnya cuma hidup dari jam 6 sore sampai jam 11 malam saja,” katanya.

Dengan kebijakan ini, Susanto mengaku sudah menyurati Camat Sagulung, Walikota Batam, PLN, hingga Gubernur Kepri. Namun hingga kini warga belum mendapatkan jawaban yang pasti.

“Kami hanya butuh keadilan. Kenapa hanya Pulau Lance yang tidak ada pengerjaan, padahal kami setara dengan pulau lain,” katanya.

Susanto menilai untuk mengaliri listrik ke Pulau Lance bukanlah hal yang sulit. Sebab, selama ini Pulau Lance merupakan penyuplai air bersih ke pulau-pulau terdekatnya.

“Nah, yang kita khawatirkan warga ini. Karena selama ini kita penyuplai air bersih, kenapa kita tidak mendapatkan listrik. Ini ditakutkan akan menimbulkan keributan antar sesama warga pulau,” ungkapnya.

Susanto berharap pemerintah segera mengambil kebijakan untuk membangun aliran listik di pulau tersebut. “Pulau kita juga dalam proses pembangunan dan pengembangan pariwisata yang dibantu oleh PGN. Makanya perlu sekali aliran listrik ini,” tutupnya. (*)

 

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update