Senin, 2 Februari 2026

Wali Kota Batam: Kawasan Ini Akan Lebih Instagramable

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meninjau penyelesaian proyek jalur pendestrian di Jalan Raja Fisabilillah atau depan One Batam Mall. Saat ini lokasi tersebut sudah mulai tertata dan lebih estetik.

Ia mengatakan mendekati akhir tahun, beberapa proyek penataan jalan memasuki tahap penyelesaian. Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas dilaksanakan tahun ini.

“Alhamdulillah, saya lihat ini sudah lebih baik dari sebelumnya. Area ini bisa menjadi tempat favorit bagi turis nantinya,” kata dia, Jumat (16/9/2022).

Selain dilakukan pelebaran jalan, sepanjang jalan itu dibangun jalur pedestarian lengkap dengan tempat duduk hingga lampu hias. Penambahan infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi warga Batam maupun turis nantinya.

Baca Juga: Pengerjaan Proyek Sudah 70 Persen, Pemilik Mobil Diminta Tidak Parkir di Badan Jalan

“Ini belum jadi, tapi kami ingin memastikan sebelum selesai jangan sampai ada masalah. Semua proyek yang direncakan berjalan sesuai rencana. Saya awasi betul ini, karena tujuannya untuk menunjang pembangunan kota,” jelasnya.

Rudi menyebutkan jalan ini juga disediakan jalur bagi pesepeda. Proyek itu dimulai dari jalan Raja Isa atau samping Bank Indonesia Kepri menuju bundaran BP Batam dan berakhir di Bundaran Madani.

“Total panjang jalan ini 2,7 kilometer,” katanya.

Sesuai dengan DED (Detail Engineering Design) yang dikeluarkan oleh Konsultan Perencana melalui Pusrenpros, pekerjaan ini dimulai dari Bank Indonesia, melewati Pelabuhan Ferry Terminal Batam Center, Bundara BP Batam, Bundaran Madani dan berakhir di depan One Batam Mall.

Nilai proyek pekerjaan pendestrian jalur sepeda dan pelebaran jalan ini sebesar Rp35.270.289.688.

Baca Juga: Jalan Hang Jebat Batubesar Dibangun Tahun Depan

Proyek ini dilaksanakan oleh PT Kisna Jaya, selaku Kontraktor Pelaksana dan PT Multi Forma Riau Konsultan selaku Konsultan Pengawas.

Proyek ini berdurasi 300 Hari Kalender dimulai dari 14 Oktober 2021 sampai 10 Agustus 2022, proyek ini merupakan proyek tahun jamak.

“Selain membuat pengendara nyaman, pembangunan ini membuat kawasan ini makin cantik dan estetik,” katanya.

Hal itu dinilai penting mengingat Batam terus berbenah menjadikan Batam modern dan memesona demi memanjakan masyarakat dan wisatawan.

“Kalau istilah sekarang, kawasan ini akan lebih instagramable,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini pihaknya juga terus menggesa pekerjaan proyek-proyek infrastruktur.

Salah satunya yang terus menjadi perhatian pihaknya adalah proyek infrastruktur jalan.

“Dengan demikian diharapkan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam. Disamping tentunya mulai bergairahnya sektor pariwisata,” ujarnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Update