
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meresmikan pembangunan Masjid Hagia Sophia yang berada di Kawasan Perumahan Emirates, Tiban Indah, Sekupang, Jumat (13/1). Pembangunan ini puji oleh Muhammad Rudi, karena Astaka Land sebagai pengembang menawarkan konsep yang baru.
“Saya baru dengar awalnya, masjid dibangun dahulu,” kata Rudi dalam sambutannya, Jumat (13/1/2023).
Ia mengatakan konsep perumahan yang ditawarkan di Emirates Residence terbilang cukup baru. Rudi mengaku senang dengan iktikad baik Astaka Land sebagai pengembang.
“Terimakasih sudah bapak (Jajaran Manajemen Astaka Land) sudah membangun masjid ini,” ujar Rudi.
Rudi mengatakan akan mengambil masjid sebagai aset Pemko Batam. Namun, begitu sudah ada penghuninya, aset ini akan diserahkan ke penghuninya.
“Bangunan belum ada, masjid sudah duluan (dibangun). Semoga ini menjadi kebahagian kita semua,” tuturnya.
Pembangunan masjid ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh M Rudi. Lalu, diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Batam Zulkarnain Umar, anggota DPRD Kepri Asmin Patros, Komisaris Utama Dju Thai, Direktur Utama Astaka Land Sugiyono, Direktur Astaka Land Steven Lim, dan Sucipto.
Di kegiatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Batam Zulkarnain Umar juga menyerahkan piagam kiblat masjid ke Direktur Astaka Land.
General manager Astaka Land Susanto mengatakan Emirates Residence dibangun di atas lahan seluas 10 hektar. Di lahan itu, rencananya akan dibangun 55 unit ruko dan 430 rumah.
Perumahan Emirates Residence merupakan satu-satunya hunian islami eksklusif, yang menerapkan konsep rumah tumbuh di Batam maupun Kepulauan Riau. Emirates Residence, kata Sucipto memang dirancang untuk memudahkan penambahan lantai ke atas.
Konsep rumah tumbuh ini, kata Susanto membuat konsumen hanya mengeluarkan biaya yang murah, jika meningkatkan rumahnya nanti. Biasanya, saat masyarakat meningkatkan rumah, harus pindah dari rumahnya. Lalu, mengeluarkan uang lagi untuk biaya sewa rumah di tempat lainnya.
“Tapi di Emirates Residence tak perlu begitu. Kami sudah mempersiapkan semuanya, sehingga konsumen tidak perlu pindah,” ungkap Susanto.
Bangunan Emirates Residence menggunakan bahan-bahan berkualitas dan pilihan, salah satunya batu bata merah bakar. Dinding bangunan dijamin sangat kuat dan kokoh. Di area Emirates Residence, penghuni juga tidak akan melihat kabel atau tiang listrik.
Selain Masjid Hagia Sophia, ada berbagai fasilitas lainnya mulai dari taman seluas seribu meter, lapangan basket, internet, security 24 jam dan menggunakan auto gate system. Jalan utama row 15 meter dan di cluster 9 meter.
Kelistrikan juga menggunakan sistem tanam. Sehingga, masyarakat tidak akan melihat tiang-tiang di perumahan itu. “Kami membuat suasana yang premium, pastinya membuat nyaman masyarakat yang tinggal di kawasan ini,” ungkap Susanto.
Emirates Residence terletak di Tiban Global, tak jauh dari SMPN 25. Area ini menjadi daerah paling berkembang sejak beberapa tahun terakhir.
Kawasan ini berada di lokasi strategis, terletak tak jauh dari Terminal Ferry Internasional maupun Domestik Sekupang. Lalu juga ada sekolah, kesehatan, restoran pusat perbelanjaan, area rekreasi, dan tempat wisata. (*)
Reporter: FISKA JUANDA



