
Aromanya Harum, Rasanya Lezat
RINDU makan rujak? Ada ibu-ibu yang mengidam makan buah dicampur dengan kuah gula merah lalu ditambah cabai giling? Atau ingin makan rujak cingur? Datang ke Rujak Chaniago, Goyang Lidah di Jalan Yos Sudarso, Bengkong Indah. Atau tepatnya di samping kanan Gogo Supermarket, Bengkong Indah.
BACA JUGA: Dewi Asriani, Pemilik Zahran Cake
Rujak buah merupakan campuran irisan buah yang disajikan dengan kuah gula merah dicampur dengan cabai giling. Sedangkan rujak cingur terdiri dari irisan mulut sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan rujak. Biasanya biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, bengkuang, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, cingur, serta sayuran seperti toge, kangkung, dan kacang panjang.
BACA JUGA: Indra Hidayat, Pemilik Warung Prasmanan Mama Kembar
Bahan-bahan rujak buah dan rujak cingur ini bila sudah dipotong-potong, disatukan dalam satu piring, diberi kuah dan kerupuk, akan menampilkan bentuk yang menggugah selera. Aromanya pun khas, harum, lezat. Menerbitkan selera untuk mencicipinya.
BACA JUGA: Sayidina Ali, Pemilik Ketupat Lontong Salero Sutan
”Harganya Rp 13 ribu per porsi. Murah saja Pak,” kata Pengelola Rujak Chaniago, Goyang Lidah, Mega didampingi Sherly (20), Selasa (13/6/2023).
BACA JUGA: WANDI, Pemilik Barber Shop Three Brother
Lapak Rujak Chaniago, Goyang Lidah ini papar Mega, mulai beroperasi di kawasan Seraya Atas atau dekat Terowongan Pelita Batam sejak tahun 2014 lalu. Kemudian, Pemerintah Kota (Pemko) Batam merelokasi para pedagang rujak pindah ke depan Gogo Supermarket dan kawasan di sebelahnya.
Di tempat sekarang ini lanjut ibu dari tiga anak ini, mereka merasa lebih aman dan tenang karena berjualan tidak lagi tepat di depan jalan raya. Lokasi masuk di dalam lahan, sekitar 10 meter dari jalan raya. Namun, para pembeli, tukang ojek, sopir taksi masih bisa melihat Usaha Mikro Kecil dan Menengahnya (UMKM) dari jalan raya.
Mega yang tinggal di Seraya Atas itu menambahkan, lapaknya buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 WIB sampai 22.00 WIB. Pelanggannya relatif banyak. Dari berbagai kalangan. Kadang ada yang datang membeli 1-2 porsi. Tidak jarang juga ada yang memesan rujak lebih dari 2 porsi. Rujak cingur bisa pagi, siang, sore bahkan malam hari. Sedangkan rujak buah biasanya lebih cocok dimakan saat siang, sore dan malam hari.
Bicara mengenai banyak pedagang rujak buah dan rujak cingur di kawasan tersebut, Mega mengakui tidak merasa khawatir. Rezeki itu sudah diatur Allah. Setiap orang yang berusaha pasti diberi rezeki. Pelanggan tetap sudah ada. Ditambah dengan pelanggan dadakan. Setiap hari pasti ada yang membeli rujak buah dan rujak cingur di lapaknya.
Ramainya pedagang rujak buah dan rujak cingur malah membantu mempromosikan kawasan tersebut kepada wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnu) untuk datang ke kawasan Bengkong Indah ini untuk makan rujak. Pastinya, banyak mobil mewah, sepeda motor, sopir taksi, tukang ojek yang datang ke situ untuk menikmati makanan khas Indonesia tersebut, terutama pada Sabtu dan Minggu. (*)
Reporter: Suprizal Tanjung



