Kamis, 19 Februari 2026

Rasionalisasi Anggaran, Pemko Batam Kurangi Perjalanan Dinas Pegawai

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. ASN di lingkungan Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penggunaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Batam untuk kepentingan masyarakat. Bahkan, Pemko Batam juga berupaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) maupun pajak daerah dan restribusi daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan awal Juli 2023 ini, realisasi untuk pendapatan Kota Batam saat ini memang masih belum mencapai angka 50 persen. Secara keseluruhan realisasi APBD Kota Batam saat ini baru 42 persen dari yang ditargetkan sebesar Rp3,2 triliun.

Baca Juga: Pelabuhan Khusus Pariwisata dan Yach di Pulau Nirup Diresmikan


Saat ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terutama OPD penghasil terus didorong untuk mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada. Sehingga pada akhir tahun, nantinya dapat mencapai target.

“Belum tercapainya target ini memang menjadi perhatian, tapi saat ini semua OPD terus bekerja untuk mencapai target,” jelas mantan kabag organisasi setdako Batam.

Menurut dia, saat ini Pemko Batam juga tengah melakukan rasionalisasi anggaran. Bahkan sejak bulan Juni 2023 lalu perjalanan dinas pegawai ke luar kota dibatasi secara selektif.

“Jadi, untuk saat ini perjalanan dinas ke luar kota memang harus selektif,” ujarnya.

Baca Juga: Ombudsman Kepri Imbau Dinas Pendidikan Patuhi Ketentuan RDT

Adapun berdasarkan data Sistem Informasi Penerimaan Daerah Badan Pendapatan Daerah Kota Batam atau siependa.batam.go.id, realisasi APBD Kota Batam saat ini sebesar Rp1,3 triliun atau 42 persen dari target Rp3,2 triliun.

Sedangkan untuk PAD baru tercapai Rp765,6 miliar atau 46,18 persen dari target sebesar Rp1,6 triliun, kemudian realisasi Pajak Daerah sebesar Rp583,2 miliar atau 43,41 persen dari target sebesar Rp1,3 triliun. Sementara Retribusi Daerah baru tercapai Rp60,3 miliar atau 34,01 persen dari target Rp177,4 miliar. (*)

 

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN