Selasa, 17 Februari 2026

Bapenda Kepri Kejar Target Penerimaan Hingga Akhir Tahun, Beri Stimulus Pajak dan Razia di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Bapenda Kepri, Dicky Wijaya. bersama Kepala UPTD PPD Batam Center, Kanit Turjawali Polresta Barelang Iptu Yelviss memimpin razia pajak kendaraan bermotor Simpang Gelael Batam Centre,, Rabu (30/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendata penerimaan pajak daerah hingga kini mencapai 70 persen dari target Rp1,3 triliun

Kepala Bapenda Kepri, Dicky Wijaya mengatakan di triwulan ketiga ini diharapkan bisa menembus 80 persen. Begitu juga dengan triwulan keempat nantinya target penerimaan bisa optimal.

“Alhamdulillah untuk PAD Pemerintah Kepri terbilang sehat. Untuk itu kami selalu berupaya mengoptimalkan penerimaan pajak,” ujarnya, Kamis (31/8).


Baca Juga: Berlaku Mulai Besok, Waktu Drop Off dan Pick Up Penumpang di Bandara Hang Nadim Maksimal 3 Menit

Ia menjelaskan penerimaan pajak kendaraan merupakan yang tertinggi. Pajak kendaraan ini sangat mendominasi dari pada pajak lainnya.

Untuk itu, perlu dilakukan beberapa optimalisasi untuk lebih memaksimalkan capaian pajak ini.

Salah satunya adalah melakukan penagihan aktif terhadap piutang. Menurutnya hal ini juga bisa menambah penerimaan. Untuk Kota Batam saat ini tingkat kepatuhan membayar pajak kendaraan sudah berada di angka 60 persen.

Menurutnya, masih ada 40 persen wajib pajak kendaraan yang belum menyadari kewajiban mereka. Untuk itu, pihaknya mengintensifkan penagihan terhadap piutang.

“Nilainya memang tidak banyak. Namun menjadi salah satu atensi kami. Selain melakukan razia, dan membuka pelayanan di Kantor Samsat,” ujarnya.

Baca Juga: 20 Titik Banjir di Batam di Kala Hujan Datang

Lanjut Dicky mengatakan, pajak kendaraan bermotor menjadi sumber pendapatan bagi Kepri, dan daerah dalam bentuk bagi hasil, dan dimanfaatkan dalam membangun berbagai infrastruktur, hingga layanan kesehatan.

Ia menyebutkan target PAD Kepri tahun 2023 ini adalah sebesar Rp1,3 triliun, dan sudah tercapai Rp 800-900 miliar atau 70 persen.

Dicky mengatakan, saat ini Bapenda Kepri terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan dari pajak pada semester kedua.

“Sampai saat kita masih mengejar penerimaan pajak daerah sekitar 30 persen lagi,” kata Dicky Wijaya.

Baca Juga: Mari Patuhi Aturan Lalu Lintas! Ada Operasi Zebra Seligi Dua Pekan di Batam

Ia menyebutkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan UPT untuk mengejar penagihan pajak daerah sekitar 30 persen tersebut.

“Target 30 persen itu sudah kita upayakan dengan cara razia, agar itu tercapai. Nanti bakal ada juga bentuk keringanan denda pajak untuk memberikan stimulus kepada wajib pajak,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, untuk tahun 2023 Bapenda menargetkan pajak daerah mencapai diangka Rp 453 Miliar. Ia pun optimis pada tahun 2023 target tersebut dapat tercapai.

“Sekarang kondisi sudah jauh membaik. Kami optimis target yang diberikan bisa terealisasi dengan baik. Hal ini berkaca dari capaian tahun 2022 lalu yang melebihi target 107 persen. Harapan saya begitu juga di tahun ini. Makanya kami optimalkan dari razia kendaraan untuk menjaring wajib pajak yang belum patuh,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Update