
batampos– Warga Bengkong Sadai mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang jalan utama. Warga menilai kawasan tersebut rawan kejahatan, seperti penjambretan, atau perampasan.
Hal ini diungkap warga saat kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas bersama Mapolsek Bengkong, Jumat (1/9) di RT05/RW05, Bengkong Sadai.
“Kami ingin menyampaikan 1 hal yaitu masih kurangnya lampu penerangan jalan di lingkungan kami. Terutama di sepanjang jalan Lytech,” ujar salah seorang warga, Jono.
Jono mengatakan kondisi jalan minim penerangan ini membahayakan bagi pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Sebab, dapat para pejalan kaki berpotensi menjadi korban kejahatan.
BACA JUGA: Jodoh dan Nagoya Rawan Banjir, Ini Komentar Warga
“Harapan kita ini menjadi perhatian. Karena takutnya akan menimbulkan korban,” katanya.
Ia mengaku keluhan minim penerangan ini sudah beberapa kali disampaikan. Namun, hingga kali keluhan wadga twrswbut tidak ditanggapi.
Sementara Kapolsek Bengkong, AKP Muhammad Rizqi Saputra mengatakan, terkait dengan kurangnya lampu penerangan jalan ini, ia meminta keluhan tersebut disampaikan kepada perangkat RT/RW setempat.
“Sehingga keluhan ini nantinya bisa juga disampaikan ke Kelurahan atau Kecamatan agar diatasi ke pihak terkait,” katanya.
Rizqy juga menghimbau, kepada masyarakat yang berkendara maupun berjalan kaki terutama pada malam hari disepanjang jalan tersebut agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.
Seperti mengurangi laju kendaraan, menghidupkan lampu kendaraan dan mengenakan helm.
“Akhir kata marilah kita semua untuk bersama-sama saling menjaga situasi kamtibmas di wilayah ini guna terciptanya kehidupan yang aman dan damai,” tutup Rizqy. (*)
reporter: yopi



